Sabtu 05 Apr 2014 13:33 WIB

Israel Mangkir Bebaskan Sisa Tahanan Palestina

Rep: Hannan Putra/ Red: Bilal Ramadhan
Tahanan Palestina
Tahanan Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV-- Israel membatalkan pembebasan para tahanan Palestina pada gelombang keempat. Padahal, pembebasan tahanan yang terakhir ini telah disepakati saat perundingan damai antara kedua belah pihak.

Menteri Kehakiman Israel, Tzipi Livni yang juga menjadi penanggung jawab urusan negosiasi damai Israel- Palestina mengatakan, penangguhan pembebasan tahanan tersebut sebagai balasan dari tindakan sepihak yang dilakukan pihak Palestina.

"Israel tidak akan merilis nama-nama para tahanan gelombang empat sebagai bentuk penolakan terhadap langkah-langkah sepihak yang diambil oleh Palestina terkait keputusan untuk menghadap PBB dan bergabung dengan lembaga terkait," ujar Livni seperti dilansir dari surat kabar Israel, Yediot Aharonot, Sabtu (4/4).

Hasil  perundingan damai tersebut berisi bahwa Israel akan membebaskan 104 orang warga Palestina yang ditahan sebelum perjanjian Oslo pada tahun 1993 dalam 4 tahap yang mana 3 gelombang pertama sudah dibebaskan.

Israel dari masa ke masa selalu menangkap banyak warga Palestina dengan klaim yang bervariasi. Gerakan Hamas telah memperingatkan Zionis Israel dan Amerika agar tidak melanggar perjanjian dan menegaskan akan tetap melanjutkan perlawanan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement