REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya masih nol. Bukti ini bisa dilihat di objek wisata Kebun Binatang (Bunbin) Bandung.
Ramainya pengunjung tidak dibarengi dengan kesadaran akan menjaga kebersihan dan penyediaan tong sampah memadai. Hasilnya, bunbin yang buka dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB itu pun marak dengan sampah yang bertebaran "Sehari ini sih kalau diangkut truk, butuh enam sampai tujuh truk, kalau bak yang kecil itu sampe 10 juga ada, neng," ujar Suhandi, salah seorang petugas kebersihan Kebun Binatang Kota Bandung, Ahad (3/8).
Memang pascalebaran setiap tahunnya tempat wisata di Kota Bandung dipenuhi warga dari dalam maupun luar kota. Di Kebun Binatang ini, pengunjung memadati area bermain anak dan juga berkeliling melihat satwa yang ada.
Banyak pula yang menggelar tikar atau koran hanya untuk sekedar duduk bersantai. Beberapa penjual makanan juga rupanya diperbolehkan masuk ke area rekreasi. Sehingga pengunjung tidak hanya duduk sambil membuka bekal, tapi juga membeli makanan dari para penjual yang ada.
Sampah yang berserakan terlihat paling banyak berada di sekitar pengunjung yang menggelar tempat bersantai. Dari mulai bungkus makanan, hingga koran bekas pakai, begitu saja ditinggalkan. Padahal beberapa tempat sampah sudah disediakan di beberapa tempat.
"Tapi sini sih emang kurang neng, jumlah bak sampah belom ada setengahnya, kalau banyak juga pasti berkurang kan ada juga pengunjung yang ngerti," kata Suhandi.
Menurutnya fenomena ini memang selalu ia hadapi setiap tahunnya. Pada H+2 Lebaran hingga akhir libur Lebaran, sampah akan berlipat ganda. Saat ini, ia pun merasa kewalahan. Hal itu mengingat hanya 10 orang petugas saja yang harus mengurus sampah di sana.
Lain halnya jika di hari biasa. Pekerjaannya lebih santai. Bahkan menurutnya di kala hari Minggu bukan libur Lebaran tidak akan sampai membludag sampah itu. "Sekarang kalau bersiin sampah gini teh sampe pukul 22.00 WIB, yang bagian nyapu sampai pukul 19.00 WIB," ujarnya.
Berdasarkan pengamatan, di beberapa titik tempat sampah hanya berjarak satu langkah dari pengunjung. Nyatanya mereka tetap melempar bungkus makanan sembarangan. "Yaah mau gimana lagi, neng," keluh si petugas kebersihan sambil tersenyum.
Humas Kebun Binatang Bandung, Sudaryo tak menampik ihwal maraknya sampah di lokasi tempatnya bekerja.Namun, pihak pengelola berprinsip ketika buka kembali esok harinya sampah harus sudah bersih. Maka ketika pengunjung sepi, puluhan petugas ia terjunkan untuk membersihkan. "Biar kita sediakan tempat sampah banyak masih sulit karena kedisiplinan pengunjung masih kurang," ujarnya.