Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

29 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

10 Kemampuan Wajib Dimiliki Pemuda Hadapi Perubahan Zaman  

Ahad 15 Aug 2021 14:29 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Generasi muda hadapi tantangan yang kompleks terutama usai pandemi. Ilustrasi generasi muda

Generasi muda hadapi tantangan yang kompleks terutama usai pandemi. Ilustrasi generasi muda

Foto: Dede Lukman Hakim/Republika
Generasi muda hadapi tantangan yang kompleks terutama usai pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Generasi muda harus mempersiapkan diri mengenai kapabilitas yang dibutuhkan ke depan supaya bisa menjadi pemanang di masa datang. 

Demikian disampaikan Ketum Ikatan Bankir Indonesia, Haryanto T  Budiman, PhD dalam seminar nasional dengan tajuk “Asa 76 Tahun Indonesia Merdeka” yang diselenggarakan Klikcoaching berkolaborasi dengan Yayasan Cendekia Muda Madani, Ahad (15/8)  

Baca Juga

Menurut Haryanto, saat ini isu sustainability menjadi sangat penting.  Untuk bisa sukses dan berhasil di masa datang tidak cukup hanya lulusan universitas terbaik dan bekerja di perusahaan kelas dunia. 

“Tidak cukup kita lulusan universitas terbaik, tidak juga karena bekerja di perusahaan kelas dunia untuk bisa berhasil saat ini,” ujar dia.  

Haryanto mengatakan, ada 10 hal yang harus dikuasai anak muda di masa kini, di antaranya adalah harus punya rasa ingin tahu yang besar. Ini penting karena belum tentu apa yang dipelajari di kampus sesuai dengan di tempat kerja. Berikutnya adalah memiliki kemampuan memecah masalah yang kuat, kemampuan berkomunikasi, dan lain-lain. 

“Harus punya rasa ingin tahu yang besar, karena belum tentu apa yang kita pelajari di kampus sesuai dengan di tempat kerja, juga memiliki kemampuan memecah masalah yang kuat, punya kemampuan berkomunikasi, dan lain-lain,” tuturnya. 

Founder dan CEO Klikcoaching, Budy Sugandi, mengatakan pemateri acara ini diisi tokoh-tokoh nasional lintas generasi dan jabatan.  Ada staf khusus menteri yang usianya masuk kategori milenial, ada bupati, juga ada dari pimpinan perusahaan BUMN hingga diaspora yang diwakili  Ketua I-4 dan mantan koordinator PPI Dunia. 

Lebih lanjut dia mengatakan,  tantangan 2021 ini cukup berat. Di bidang pendidikan kekhawatiran terhadap lost generation akibat pandemi yang mengakibatkan banyak sekolah belum buka menjadi tantangan tersendiri. 

Juga dalam bidang Kesehatan, Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan manusia di seluruh penjuru dunia. Serta bidang ekonomi, hantu resesi membuat pemerintah harus selalu awas dan menentukan regulasi yang tepat agar tidak terperosok jatuh ke jurang resesi. 

“Namun, jika kita melihat situasi dan kondisi di Indonesia saat masa Covid-19 dan pasca-ditemukannya vaksin, harapan di tiga pilar pokok tersebut bisa dikatakan terdapat optimisme untuk membawa Indonesia lebih baik lagi,” ujar dia.  

Direktur Operasional PT Perusahaan Perdagangan indonesia (Persero), Eko Budianto, yang menjadi salah satu narasumber dalam acara ini juga mengatakan bahwa untuk mengisi kemerdekaan, kita sebagai anak bangsa, yang bisa kita dilakukan dari sumberdaya Negara, adalah terus berupaya mengembangkan pendapatan. Supaya masyarakat Indonesia makin sejahtera. 

“Kita mencoba terus berupaya, kita optimis terus mengembangkan pendapatan yang pada akhirnya adalah membantu kesejahterakaan masyarakat Indonesia. Ini yang bisa kita dilakukan dari sumberdaya Negara,” kata dia.              

Peserta acara ini terdiri dari berbagai kalangan baik mahasiswa, pekerja, perwakilan organisasi maupun umum yang hadir langsung di auditorium maupun online via zoom dan akun YouTube Klikcoaching Indonesia.  

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile