REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER – Awal kedatangannya ke Old Trafford, Angel Di Maria menuai banyak pujian dari fan dan ofisial tim Manchester United. Lantaran mantan pemain Real Madrid itu membuat debutnya dengan manis.
Sekalipun Iblis Merah mengawal musim dengan hasil kurang bagus, Di Maria bermain konsisten. Namun belakangan kehadirannya mulai tak terasa. Ia melempem saat melawan West Bromwich Albion, Chelsea, dan Manchester City.
Meskipun membuat assist dalam gol Juan Mata ke gawang Crystal palace pada Sabtu (8/11), umpannya tak terbilang istimewa. Sebab gol itu tercipta lebih kepada keputusan Juan Mata mencoba tendangan dari luar kotak penalti.
“Untuk Di Maria, memang lebih sulit karena ruang yang disediakan sangat sempit. Terutama ketika Anda adalah seorang pemain yang menyukai dribel. Dia biasa banyak melakukan dirbel di sekitar para pemain. Tapi, pertandingan ini (melawan Palace) lebih kepada permainan passing,” jelas pelatih MU Louis Van Gaal kepada Daily Mail, Ahad (9/11).
Van Gaal menilai penampilan asal Argentina itu, akhir-akhir ini menurun. Bahkan pria Belanda ini menganggap Di Maria tampil dibawah standar.
Meski demikian ia percaya penampilan Di Maria akan segere kembali membaik. Kendati memerlukan cukup banyak waktu.
Eks pelatih timnas Belanda itu menolak anggapan redupnya sinar Di Maria diakibatkan perubahan cara bermain MU. Bahkan Van Gaal mengaku tidak mengubah formasi atau gaya permainan sama sekali. Hanya, kata dia, Angelito--sapaan Di Maria--masih membutuhkan waktu untuk kembali ke penampilan semula.