Sabtu 28 Feb 2015 19:12 WIB

Pemimpin Dunia Kecam Pembunuhan Nemtsov

Rep: Gita Amanda/ Red: Agung Sasongko
Ilustrasi pembunuhan.
Foto: IST
Ilustrasi pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Jumat (27/2) kemarin, memimpin kecaman para pemimpin dunia atas pembunuhan keji dan brutal pemimpin oposisi Rusia Boris Nemtsov. Ia meminta Moskow melakukan penyelidikan yang tak memihak.

Dilansir dari Al-Arabiya, Sabtu (28/2), Juru Bicara Presiden Rusia Vladimir Putin Dmitry Peskov mengatakan, pembunuhan merupakan ulah pembunuh bayaran. Ia menggambarkannya sebagai aksi provokatif.

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Sabtu, juga mengutuk aksi pembunuhan dan menyebutnya tindakan pengecut. Merkel juga meminta Putin menyeret pembunuh tersebut ke pengadilan.

Sementara Presiden Prancis Francois Hollande juga mengecam pembunuhan Nemtsov. Ia menyebut Nemtsov sebagai pembela demokrasi. Hollande mengatakan, pembunuhan tersebut penuh kebencian.

Nemtsov meninggal pada Jumat, dengan tujuh tembakan bersarang ditubuhnya. Sebelum tewas Nemtsov direncanakan akan ikut dalam aksi besar-besaran yang digelar oposisi pada Ahad (1/3).n Gita Amanda

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Tahu gak? kalau ada program resmi yang bisa bantu modal usaha.

1 of 8
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوْا بِطَانَةً مِّنْ دُوْنِكُمْ لَا يَأْلُوْنَكُمْ خَبَالًاۗ وَدُّوْا مَا عَنِتُّمْۚ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاۤءُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۖ وَمَا تُخْفِيْ صُدُوْرُهُمْ اَكْبَرُ ۗ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْاٰيٰتِ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan teman orang-orang yang di luar kalanganmu (seagama) sebagai teman kepercayaanmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka mengharapkan kehancuranmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu mengerti.

(QS. Ali 'Imran ayat 118)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement