Rabu 20 May 2015 18:54 WIB

'Garuda akan Terbang Tinggi dan Merah Putih Berkibar Sepanjang Masa'

Rep: C23/ Red: Bayu Hermawan
Hatta Rajasa
Foto: Yogi Ardhi/Republika
Hatta Rajasa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) harus diperingati sebagai ajang untuk memperkuat rasa nasionalisme sebagai warga bangsa Indonesia. Hal ini disampaikan mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa.

"Ya, nasionalisme cerdas, smart nationalism. Kebanggaan terhadap bangsa yang dimaknai dengan optimisme karena kita mampu berkompetisi secara global," tulis Hatta dalam akun twitternya.

Ia melanjutkan, Indonesia mampu karena ada keyakinan dan kecintaan masyarakatnya pada bangsa yang dimanifestasikan melalui insan-insan yang kreatif dan inovatif dalam rangka memenangkan persaingan, baik dalam lingkup nasional, maupun internasional. Hatta yakin tidak ada yang tidak mungkin untuk menjadi bangsa yang besar selama ada persatuan.

"Tak ada yang tak mungkin selama kita bersatu, bekerja keras, dan konsisten," tulisnya.

Dan bila semua itu bisa dilakukan, lanjut Hatta, dia yakin 'Garuda akan terbang tinggi, dan merah-putih akan berkibar sepanjang masa,' ucap Hatta di akun twitter pribadinya dalam rangka peringatan Harkitnas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement