Selasa 16 Jun 2015 19:25 WIB

Kubu Romy Dukung Risma Kembali Jadi Wali Kota Surabaya

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Bayu Hermawan
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Foto: Republika/Wihdan H
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Ketua Umum Rommahurmuziy (Romi) menyatakan mendukung pencalonan kembali Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai pemimpin kota tersebut.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) PPP Aunur Rofiq mengatakan, meski belum ada rekomendasi dari kepengurusan partainya di daerah, namun faksi Islam ini meyakini petahana bisa diandalkan.

Aunur memberikan banyak alasan mengapa partainya akan mendukung Risma. Paling penting kata dia, tingkat keterpilihan. Risma, dikatakan Aunur paling cemerlang nilai elektabilitasnya.

"Mekanisme pemberian dukungan dari PPP itu pertama tetap dari elektabilitasnya," katanya saat dihubungi, Selasa (16/6).

Ia melanjutkan soal kinerja, catatan PPP memberikan kredit tinggi kemajuan Kota Surabaya di tangan Risma. Hal lain, diterangkan Aunur ialah soal kesamaan visi dan misi.

Meskipun petahana berasal dari kader PDI Perjuangan yang ta berideologi ke-Islaman, namun partai berlambang Ka'bah itu menilai tindakan Risma selama memimpin Kota Surabaya sesuai dengan misi partainya.

"Yang PPP nilai adalah tindakannya. Meskipun bukan dari kader PPP (partai Islam), tapi tindakannya Islami," ujar dia.

Namun dikatakan Aunur, kredit tinggi untuk petahana dari PPP itu, bukan tanpa kritik. Dikatakan olehnya, jika Risma diminta kembali memimpin Kota Surabaya, PPP menghendaki agar petahana memperbaiki sektor ekonomi kerakyatan di kota tersebut.

Sebab, menurut Aunur, Kota Surabaya adalah kota terbesar ke dua setelah Ibu Kota Jakarta. Akan tetapi, rata-rata pendapatan per kapita masyarakat di kota tersebut, jauh rendah ketimbang DKI Jakarta.

Bahkan, diungkapkan Aunur, pendapatan per kapita masyarakat di Kota Surabaya, lebih rendah ketimbang Kota Medan di Sumatera Utara (Sumut), Kota Semarang di Jawa Tengah (Jateng) dan Kota Bandung, di Jawa Barat (Jabar).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement