REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kamis (27/8). Said datang untuk melaporkan hasil Muktamar NU yang telah digelar pada awal bulan lalu dan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.
"Beliau berkenan membuka pada tanggal 1 Agustus malam lalu, sekarang tinggal melaporkan hasilnya sambil kami mengucapkan terima kasih," kata Said yang kembali terpilih menjadi ketua umum tersebut.
Dia melanjutkan, kedatangan pengurus NU ini juga merupakan komitmen Nahdliyin untuk memperkuat silaturahmi dengan pemerintah
Muktamar NU telah digelar di Jombang, Jawa Timur pada 1-5 Agustus lalu. Muktamar itu menetapkan Said Aqil Siradj sebagai ketua umum dan Ma'ruf Amin sebagai rais aam syuriah.
Selain itu, Muktamar juga menetapkan sejumlah kriteria ahlus sunnah waljama'ah yang mensinergikan ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW dengan sikap moderat.