Sabtu 13 Feb 2016 13:03 WIB

Facebook Hapus Gambar dan Status Sudutkan LGBT

Posting-an yang menyudutkan LGBT
Foto: Facebook
Posting-an yang menyudutkan LGBT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Facebook menghapus sejumlah gambar status yang dianggap menyudutkan LGBT.

Salah satu yang dilarang, yakni gambar bertuliskan "LGBT penyakit menular". Gambar itu juga secara tegas membuat tagar #TolakLGBT.

"Habis dihapus, kita upload lagi," tulis Asih Setiwuri lewat akun Facebook miliknya, Sabtu. 

Asih termasuk pengguna yang mengunggah gambar penolakan LGBT. Gambar itu telah ia unggah pada 11 Februari lalu, tapi baru dihapus hari ini.  Dalam keterangannya, pihak Facebook mengaku menghapus kiriman gambar itu tidak mengikuti standar komunitas Facebook.

Tak hanya gambar yang diunggah Asih Setiawuri, akun Iman Bique juga mengungkapkan hal yang sama.

"Akhirnya, posting-an LGBT itu penyakit bukan HAM dihapus juga. Yang pertama, pemberitahuan Facebook telah menghapus dan yang kedua posting-anku kemarin," tulisnya.

Baca juga, Facebook dan WhatsApp Juga Dukung LGBT.

Sebetulnya, kata dia, posting-an itu maksudnya baik, yaitu mengingatkan LGBT itu penyakit yang harus disembuhkan. "Yang masalah jika pelakunya merasa itu bukan penyakit, itu anugerah, bahkan harus dipelihara. Oh God! Ngawur kalo berpikiran demikian."

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement