REPUBLIKA.CO.ID, PALESTINA -- Sejak Januari 2016, setidaknya 23 jurnalis Palestina yang sedang bertugas menjadi sasaran polisi dan pasukan bersenjata Israel. Selama Februari, telah terjadi sebanyak 12 serangan terhadap para jurnalis.
Menurut dokumentasi WAFA Palestinian News & Info Agency, para jurnalis ini diserang menggunakan gas air mata, senjata api, serangan fisik, dan penangkapan. Para jurnalis tidak leluasa dalam bekerja dan tidak memiliki kebebasan dalam berbicara.
Akibatnya, delapan wartawan mengalami luka karena pukulan, tembakan peluru baja berlapis karet, serta empat lainnya ditangkap dan ditahan.
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement