Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Studi: Tidak Sabaran Bikin Perempuan Lekas Tua

Senin 14 Mar 2016 01:18 WIB

Rep: C34/ Red: Indira Rezkisari

Memiliki sifat sabar dan tidak mudah marah, bermanfaat besar bagi tubuh dan kulit.

Memiliki sifat sabar dan tidak mudah marah, bermanfaat besar bagi tubuh dan kulit.

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, Ladies, tahukah Anda bahwa sikap tidak sabaran bisa membuat Anda lekas tua? Studi yang dilakukan peneliti dari National University of Singapore (NUS) mengungkap, orang yang kurang sabar menunjukkan tanda-tanda penuaan lebih cepat pada tingkat sel.

"Kesabaran adalah sifat yang penting. Perempuan dengan tipe kepribadian tidak sabaran cenderung menua lebih cepat daripada mereka yang sabar," kata Richard Ebstein dari NUS, peneliti dalam studi pertama yang menghubungkan sikap tidak sabar sebagai penanda molekuler untuk penuaan sel pada manusia.

Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences itu meneliti 1.158 mahasiswa di Cina. Indikator ketidaksabaran yang digunakan peneliti adalah permainan ekonomi perilaku yang dikenal sebagai 'delay discounting'.

Peneliti meminta peserta untuk memilih keputusan menerima imbalan 100 dolar AS langsung pada hari berikutnya, atau imbalan yang lebih besar dengan waktu pembayaran lebih lama. Peserta yang memilih untuk menerima imbalan di awal diklasifikasikan sebagai mereka yang tidak sabaran.

Selanjutnya, peneliti mengukur panjang telomere leukosit peserta, yakni bagian akhir setiap helai DNA yang melindungi kromosom. Selama masa hidup manusia, panjang telomere selalu berkurang setiap kali usia seseorang bertambah dan akan berhenti membelah diri setelah mencapai ukuran pendek tertentu.

Hasilnya, ditemukan bahwa para perempuan yang diidentifikasi kurang sabar memiliki panjang telomer yang lebih pendek. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa ukuran telomere itu bisa menjadi prediktor awal penyakit dan kematian.

Mereka menyebutkan, orang yang lebih tua umumnya memiliki telomere yang lebih pendek. Uniknya, tidak ada korelasi signifikan yang diamati pada peserta laki-laki, dikutip Indian Express.

(baca: 5 Fakta Unik Hubungan Pria Wanita)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile