Selasa 12 Apr 2016 17:34 WIB

Kantor Bupati Subang Mendadak Sepi dan Kotor

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Angga Indrawan
Bupati Subang Ojang Sohandi (tengah).
Foto: Bidang PPM PON XIX 2016
Bupati Subang Ojang Sohandi (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Bupati Subang Ojang Sohandi resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK). Pascapenetapan tersebut, kantor bupati di lingkungan Pemkab Subang lantai dua, Jl Dewi Sartika, tampak kotor dan sepi. Bahkan, pintu kantor kepala daerah itu tertutup dan disegel.

Berdasarkan pantauan, kantor bupati tersebut hanya dijaga oleh sejumlah aparat kepolisian baik yang memakai baju dinas maupun tidak. Selain itu, sesekali petugas pemkab juga hilir mudik. Akan tetapi, dilihat dari keseluruhan suasana kerja di lingkungan pemkab jadi lebih sepi dibanding hari-hari sebelumnya.

Kondisi serupa juga, terjadi di kediaman pribadi Ojang Sohandi. Rumah dua lantai berwarna pink dan ungu yang berlokasi di Jalan Cikamurang, Desa/Kecamatan Cibogo, tampak sepi setelah penggeledahan tim KPK, Senin kemarin (11/4). Namun, rumah tersebut tetap dijaga oleh segelintir anggota Sat Pol PP.

Sekda Subang, Abdurakhman, mengatakan, penetapan tersangka terhadap bupati memang berdampak pada jalannya roda pemerintahan di Subang. Akan tetapi, hal itu tidak berlarut-larut. Hari ini juga PNS baik yang masuk kantor di lingkungan Setda maupun OPD, tetap bekerja seperti hari-hari biasa.

"Kami janji, pelayanan pada masyarakat tak terganggu," ujarnya, Selasa (12/4).

(Baca: Ditahan KPK, Bupati Subang: Saya Mohon Maaf kepada Masyarakat)

Bahkan, lanjut Abdurakhman, Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih, tetap beraktivitas seperti biasa. Termasuk mengikuti Musrenbang yang digelar provinsi di Bandung.

Sementara itu, sejumlah elemen masyarakat mengaku prihatin atas kejadian ini. Salah satunya, disuarakan Keluarga Besar Dangiang Joglo Subang. Elemen masyarakat ini, menggelar doa bersama untuk kelancaran pemerintahan wilayah ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement