REPUBLIKA.CO.ID, QAMISHLI -- Seorang komandan senior kelompok bersenjata Partai Pekerja Kurdistan (PKK) tewas dalam serangan bom pada mobilnya di timut laut Suriah. Namun belum ada konfirmasi terkait tewasnya Fehman Huseyin.
Aljazirah mengutip kantor berita Anadolu, Turki, mengatakan jika kematian Huseyin dikonfirmasi ini akan menjadi pukulan besar bagi PKK yang telah memberontak melawan pemerintah Turki.
Ribuan pemberontak, anggota pasukan keamanan dan warga sipil Turki tewas sejak konflik antara PKK dan pemerintah kembali pecah.
Hiseyin merupakan komandan Kurdi yang dikenal di Turki dengan nama kode Bahoz Erdal. Anadolu melaporkan ia tewas pada Jumat (9/7) malam. Anadolu mengklaim mengutip juru bicara kelompok pemberontak Suriah yang disebut Brigade Tel Khamis sebagai sumber laporan.
Juru bicara Brigade Tel Khamis, Khalid al-Khasakewi, mengatakan sedikitnya delapan orang tewas di dalam mobil di mana Huseyin berada di dalamnya. Serangan dilakukan setelah kelompok pemberontak melacak keberadaannya beberapa waktu lalu.
"Kami mendedikasikan operasi ini untuk rakyat Suriah," kata Khasakewi.
Namun Turki selama ini memandang Brigade Tel Khamis dan PKK sebagai organisasi teroris. Amerika Serikat dan Uni Eropa juga mempertimbangkan PKK sebagai kelompok teroris.