REPUBLIKA.CO.ID, KARAKAS -- Sekitar 50 hewan di salah satu kebun binatang utama di Venezuela dilaporkan mati karena kelaparan. Dalam enam bulan terakhir, mereka mengalami kekurangan makanan kronis hingga menyebabkan banyak hewan kelaparan.
Seorang pemimpin serikat karyawan di taman negara, Marlene Sifontes mengatakan kepada Reuters beberapa hewan telah menghabiskan waktu dua pekan tanpa makanan sebelum mereka tewas. Dia mengatakan singa dan harimau di kebun binatang di Caracas diberi makanan mangga dan labu untuk mengganti jatah daging mereka. Sedangkan gajah diberi makan buah tropis untuk menggantikan jerami.
Pejabat pemerintah telah membantah kematian akibat kekurangan makanan. Di kota-kota lain kebun binatang dilaporkan berada dalam kondisi lebih buruk. Mereka bahkan meminta sumbangan buah, sayuran dan daging dari para pebisnis lokal.
"Cerita tentang hewan di Caricuao adalah sebuah metafora untuk penderitaan Venezuela," kata Sifontes seperti dilansir BBC News, Kamis (28/7).
Venezuela telah berada dalam cengkeraman krisis ekonomi parah yang telah menyebabkan kekurangan pangan dan penjarahan. Presiden Nicolas Maduro menyalahkan masalah negara pada apa yang dia katakan perang ekonomi yang dilancarkan pengusaha terhadap pemerintah.
Sementara lawan-lawannya menyalahkan krisis pada pemerintah yang dianggap salah urus ekonomi dan terlalu bergantung pada minyak.