REPUBLIKA.CO.ID, MILAN – Pelatih anyar Inter Milan, Stefano Pioli sangat berterima kasih kepada bekas klubnya SS Lazio karena memecatnya pada April lalu. Jika tidak, kata Pioli, dirinya belum tentu bisa mendapatkan posisi menjadi pelatih I Nerrazurri, klub yang menjadi idolanya sejak kecil. “Saya senang dan bangga karena setelah dipecat Lazio, saya dapat menjadi pelatih Inter. Klub yang sangat saya idamkan. Keluarga saya semuanya Interisti,” kata Pioli, dikutip dari Football Italia, Kamis (10/11).
Baru dua hari lalu Pioli diumumkan sebagai pelatih baru oleh Inter. Pelatih 51 tahun itu didaulat menggantikan Frank de Boer yang membuat prestasi Inter melorot ke papan tengah klasemen sementara Serie A.
Pioli bertekad akan secepat mungkin beradaptasi dengan atmosfer di La Beneamata. Laga perdananya menukangi Mauro Icardi dan kawan-kawan adalah melawan rival sekota AC Milan pascajeda internasional akhir pekan depan. “Saat ini posisi Inter sedang tidak bagus (di klasemen). Saya akan konsentrasi mengembalikannya ke papan atas,” ucap Pioli.
Kegembiraan Pioli mendapatkan kursi pelatih Il Biscione memang wajar. Pria yang juga pernah menukangi Palermo dan Chievo Verona tersebut menyisihkan nama-nama beken seperti Gianfranco Zola, Marcelino Garcia Toral, Leonardo Araujo, hingga Laurent Blanc. Pioli juga mesti berjuang berjalan jauh dari Amerika Serikat kemudian bolak-balik ke Kota Roma mengurus adminisitrasi dengan Lazio sebelum ia benar-benar dipastikan menjadi pelatih Inter Milan.