REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia Open 2017 menunjukkan adanya peningkatan pada regenerasi atlet mudanya. PBSI akan melakukan upaya untuk terus melanjutkan peningkatan tersebut pada turnamen lain juga, tak hanya saat bertanding di rumah sendiri.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susansti mengatakan program latihan menjadi salah satu kunci untuk melanjutkan peningkatan tersebut. “Pastinya nanti program latihan akan ditambah,” kata Susy kepada Republika.co.id, Selasa (20/6).
Sebab, jika nantinya para atlet muda akan menghadapi penurunan lagi, menurut Susy akan berpengaruh kepada kurangnya peningkatan regenerasi tersebut. Susy menegaskan program latihan akan ditambah baik secara keseluruhan dan individu.
Ada beberapa hal yang perlu diubah dari atlet-atlet muda PBSI untuk selanjutnya “Kelemahan kita yang perlu diubah seperti soal tekniknya mungkin ya diperbanyak, itu harus dimatangkan lagi,” ujar Susy.
Melihat bagaimana pemain India dan Jepang, Susy ingin pemain Indonesia juga harus memiliki kematangan yang bagus dan mau capek untuk berusaha. Modal itu, lanjut Susy, yang belum dimiliki oleh para atlet muda dan selanjutnya harus dimiliki setelah regenerasi mulai berjalan.