Rabu 08 Mar 2017 16:10 WIB

PDIP: Megawati Sudah Memanggil Kader Diduga Korupsi KTP-El

Red: Ilham
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri disebut telah memanggil dan mengklarifikasi dua kader PDI Perjuangan yang namanya disebut-sebut menerima aliran dana dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Dua kader PDI Perjuangan yang namanya viral di media sosial tersebut adalah Ganjar Pranowo dan Arif Wibowo. 

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, hal itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma ke kediaman Presiden kelima Republik Indonesia tersebut. Menurut Hasto, kader PDI Perjuangan yang diminta klarifikasi telah membantah informasi yang menjadi viral di media sosial tersebut. 

"PDI Perjuangan sudah melakukan klarifikasi. Tuduhan itu tidak benar," katanya.

Hasto menegaskan, sikap tegas PDI Perjuangan terhadap praktik korupsi. Kalau ada kader PDI Perjuangan yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, maka sanksinya sangat berat, yakni pemberhentian dari jabatan publik dan dari kader PDI Perjuangan.

Dia menambahkan, nama kader PDI Perjuangan yang disebut-sebut di media sosial, bisa saja bentuk kampanye hitam dari pihak lainnya untuk memojokkan PDI Perjuangan. "Saat ini masih berlangsung persiapan pilkada DKI Jakarta putaran kedua, sehingga bisa saja muncul kampanye hitam," katanya. Hasto mempersilahkan pengadilan yang membuktikan, benar atau tidaknya sesuai prosedur hukum.

Sebelumnya, beredar di media sosial dari sejumlah nama yang disebut-sebut menerima aliran dana dugaan korupsi kasus pengadaan KTP-el. Di antaranya, muncul nama Ganjar Pranowo dan Arif Wibowo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement