REPUBLIKA.CO.ID,Wesley Sneijder tegaskan Belanda tetap bersatu untuk mengalahkan Brasil di perempat-final Piala Dunia 2010. Tidak ada perpecahan dalam tim Belanda. Hal itu ditegaskan oleh playmaker Wesley Sneijder. Ia juga membantah perang dingin dan tidak saling sapa dengan Robin van Persie alias RVP.
Kekisruhan dalam skuad Oranje mencuat saat Van Persie mengungkapkan kekecewaannya karena ditarik keluar dalam pertandingan melawan Slowakia di babak 16 besar Piala Dunia 2010. Repotnya, striker Arsenal ini tak hanya mencak-mencak pada pelatih Bert van Marwijk. Ia juga menyatakan seharusnya Van Marwijk menarik Sneijder dan bukan dirinya.
Van Persie pantas kesal. Dia masih belum mencapai performa terbaik di Piala Dunia dan baru mencetak satu gol. Dia gagal memberi kontribusi saat menghadapi Slowakia. Sebaliknya, Sneijder menyumbang gol yang menentukan kemenangan Belanda.
Keduanya kemudian didamaikan oleh Van Marwijk. Sneijder juga membantah dirinya bermusuhan dengan Van Persie. "Robin menjamin dia tak pernah berkata-kata seperti itu. Saya tak meragukannya. Saya juga tak ada masalah dengan dia. Selama ini saya memang tak bermasalah. Dia memang kecewa karena ditarik keluar. Itu harus dipahami. Tapi, itu bukan persoalan serius," jelas Sneijder.
Ditambahkannya, kini Belanda fokus menghadapi Brasil dalam big match di perempat-final di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Jumat (2/7). Sneijder tegaskan tim bersatu untuk mengalahkan Brasil. "Kami sudah siap sejak memastikan lolos dari babak 16 besar. Kami siap 120 persen menghadapi Brasil," jawabnya.