Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kiat Jaga Kadar Trigliserida Saat Silaturahim Lebaran

Jumat 07 Jun 2019 03:28 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

nastar keju

nastar keju

Foto: Natural Cooking Club
Kadar trigliserida bisa melonjak jika tak membatasi makanan dan minuman saat Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjalin silaturahim dengan sanak saudara hingga teman merupakan hal yang terpisahkan dari perayaan Lebaran. Momen silaturahim Hari Raya Idul Fitri seolah tak lengkap tanpa beragam sajian lezat nan manis, seperti kue nastar, putri salju, es buah hingga sirup.

Persoalannya, bila tak membatasi diri, konsumsi makanan atau minuman manis yang berlebih dapat meningkatkan kadar trigliserida. "Kue, kukis, dan sirup yang manis-manis, kalau berlebihan bisa meningkatkan trigliserida," ungkap Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) Dr dr Diana Sunardi MGizi SpGK, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Seperti dilansir Mayo Clinic, trigliserida merupakan salah satu tipe lemak atau lipid yang ada di dalam darah. Ketika makan, tubuh akan langsung mengubah kalori yang belum dibutuhkan menjadi trigliserida.

Trigliserida ini lalu disimpan di dalam sel-sel lemak. Nantinya, hormon-hormon di dalam tubuh akan melepas trigliserida sebagai sumber energi ketika tubuh sedang tidak makan.

Kadar trigliserida bisa meningkat bila seseorang terbiasa menyantap makanan berlebih, khususnya makanan tinggi karbohidrat. Kadar trigliserida yang tinggi di dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

"Kalau kolesterol total, LDL, itu (meningkat) karena lemak, tapi kalau trigliserida itu utamanya dari karbohidrat sederhana," ungkap Diana.

Meski tak harus dihindari sepenuhnya, konsumsi karbohidrat sederhana perlu dibatasi agar kadar trigliserida tetap terjaga selama momen Lebaran. Selain merekomendasikan pembatasan porsi makanan yang dikonsumsi, Diana juga menganjurkan agar orang-orang memilih jenis minuman secara bijak.

"Kalau kita sudah makannya banyak, jangan menambah kalori dari minuman," ujarnya.

Diana mengatakan, beragam sajian minuman manis memiliki kalori 'tersembunyi' yang jarang disadari. Satu botol minuman manis bisa mengandung kalori yang setara dengan satu piring nasi. Oleh karena itu, Diana menyarankan orang-orang yang berlebaran menghindari minuman manis dan memilih alternatif yang lebih sehat.

"Air putih saja," tutur Diana.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile