REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mengimbau para warga yang merokok agar tidak membuang bekas rokok atau sisa rokok secara sembarangan. Sebab hal tersebut bisa memicu kebakaran di tengah kondisi saat ini yang sudah memasuki musim kemarau.
"Pastikan dulu api rokok padam dan jangan buang puntungnya sembarangan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Nanang, Ahad (30/6). Selain itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat menghemat air saat musim kemarau ini.
"Kami tetap mengimbau agar tetap menghemat air di musim kemarau ini dan jangan bakar apapun," kata Nanang. Menurutnya, BPBD akan berkoordinasi dan mengirim surat ke kecamatan dan kelurahan agar masyarakat tahu imbauan tersebut.
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung mengingatkan sejumlah daerah di wilayah Jawa Barat akan berpotensi lebih dini mengalami kekeringan pada musim kemarau. Hal itu berdasarkan data bahwa pada daerah-daerah tersebut tidak mengalami hujan 31-60 hari berturut-turut.
Kepala BMKG Kelas I Bandung Tony Agus Wijaya menyatakan musim kemarau sudah terjadi sejak pertengahan Mei dan akan berlangsung hingga pertengahan Oktober. Sedangkan, puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus mendatang.
"Di Kota Bandung dan Bandung Raya dalam kondisi normal. Saat ini cuaca didominasi cerah dan masih terdapat potensi hujan ringan di sore hari," ungkapnya.
Saat ini menurut Tony curah hujan di Kota Bandung per 10 harian adalah kurang dari 50 mm. Ia mengatakan curah hujan secara bertahap akan terus berkurang dan akan berlangsung puncak musim kemarau pada Agustus.
Pasca-periode tersebut, curah hujan akan meningkat secara bertahap. Kemudian pada akhir Oktober, Kota Bandung dan wilayah Bandung Raya akan memasuki musim hujan.