Senin 16 Dec 2019 13:09 WIB

Ljungberg Desak Arsenal Tunjuk Pelatih Permanen

Gagal menang dalam beberapa laga terakhir bisa menjatuhkan mental skuat Arsenal.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto
Freddie Ljungberg
Foto: EPA-EFE
Freddie Ljungberg

REPUBLIKA.CO.ID, ARSENAL -- Pelatih sementara Arsenal, Freddie Ljungberg, mendesak dewan the Gunners untuk segera menunjuk pelatih baru agar situasi lebih kondusif. Terlepas dari performa buruk Arsenal belakangan ini, menurut Ljungberg, ini adalah hal penting bagi sebuah tim untuk memiliki pelatih permanen.

Arsenal takluk 0-3 dari Manchester City pada lanjutan Liga Primer Inggris di Emirates Stadium, Ahad (15/12) malam WIB. Arsenal kini terpuruk di posisi kesembilan klasemen Liga Primer Inggris dengan mengemas 22 poin.

Baca Juga

Ljungberg telah memimpin Arsenal bertanding di lima laga. Dari lima pertandingan tersebut, Arsenal cuma sekali menang, dua kali imbang, dan dua kali kalah. Hal ini tentu berpengaruh kepada mental para pemain.

Meski Ljungberg mengaku sudah berusaha melakukan yang terbaik, namun hasil tersebut tentu menjadi bukti kalau kini Arsenal tengah dalam krisis.

Ljungberg sebenarnya tak sendiri dalam menangani skuat Arsenal. Ia dibantu oleh pelatih Akademi Arsenal, Per Mertesacker. Namun, Ljungberg menginginkan kejelasan mengenai siapa yang dipilih untuk menjadi pelatih permanen.

“Saya pikir, saya sudah mengatakan kepada klub, bagi saya itu adalah suatu kehormatan yang besar untuk melakukan ini. Tetapi Per adalah pelatih akademi dan dia melakukan dua pekerjaan sekaligus. Saya sudah mengatakan, saya pikir itu perlu diklarifikasi sehingga semua orang tahu (siapa yang menjadi pelatih permanen),” ujar Ljungberg dilansir dari Sportskeeda, Senin (16/12).

Menurut Ljungberg, Arsenal harus segera mengevaluasi diri. Karena gagal menang dalam beberapa laga terakhir menurutnya dapat menjatuhkan mental para pemain.

"Saya sudah lama tidak melihat semangat itu dari tim. Hari ini, mereka adalah tim yang bagus, tapi City lebih baik dari kami," kata Ljungberg. "Itulah yang ingin saya katakan, tapi semuanya tergantung klub. Saya merasa terhormat dan saya akan melakukan yang saya bisa. Tapi, saya pikir kami harus membuat keputusan, terlepas apa pun hasilnya nanti."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement