Saturday, 28 Safar 1444 / 24 September 2022

Saturday, 28 Safar 1444 / 24 September 2022

 

28 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Riset: Ibu Milenial Pentingkan Karakter daripada Akademis

Kamis 13 Feb 2020 17:40 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ibu dengan anaknya/ilustrasi.

Ibu dengan anaknya/ilustrasi.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Menurut salah satu riset ibu milenial ingin anaknya tumbuh dengan karakter baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mayoritas ibu yang merupakan generasi milenial lebih mementingkan karakter baik daripada prestasi akademis anaknya. Itu berdasarkan riset yang dilakukan salah satu layanan daring untuk kebutuhan pola asuh atau parenting serta ibu dan anak.

 

"Ibu milenial dengan rentang usia 25-35 tahun saat ini lebih menginginkan anaknya tumbuh dengan karakter baik ketimbang akademis sekolah," kata Head of Parenting Orami, Cynthia Tenggara di Jakarta, Rabu (12/2).

Berdasarkan risetnya bertajuk "Survei Aspirasi Ibu Indonesia 2019" itu, ibu milenial menginginkan buah hatinya memiliki ilmu agama yang baik (91 persen) dan toleran serta sopan kepada sesama (75 persen).

Lebih lanjut, generasi ibu muda tersebut juga ingin anaknya mampu mengurus orang tuanya di masa depan (44 persen), pandai bergaul (41 persen), dan berprestasi di sekolah (27 persen).

Cynthia menambahkan, hasil ini mencerminkan karakter ibu generasi milenial yang lebih condong menginginkan suami untuk ikut serta mengasuh dan mendidik anak-anak, bukan hanya istri saja.

"Saat ini ibu juga lebih menginginkan suami untuk berperan serta dan langsung dalam mengurus anak, karena tak jarang ibu kelelahan selama bekerja di dalam maupun luar rumah," kata dia.

Tren pola asuh bagi orang tua muda pun terus bergeser seiring perkembangan teknologi. Banyaknya situs hingga aplikasi pola asuh dapat digunakan orang tua untuk memilih bentuk pola asuh anak yang sesuai dengan kebutuhan.

"Setiap keluarga itu unik. Ada yang istrinya ikut berkarier, ada yang memilih menjadi IRT, dan lainnya. Memilih pola pengasuhan saat ini bisa dieksplor dengan banyaknya pilihan, sehingga orang tua bisa ambil keputusan yang bijaksana untuk mengasuh anak," ujarnya.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile