Jumat 15 May 2020 17:18 WIB

Seluruh Desa di Purbalingga Diminta Punya Tempat Karantina

Pemkab Purbalingga mengantisipasi lonjakan pemudik.

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih
Ilustrasi Karantina

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: part

Filename: default/detail_berita.php

Line Number: 93

Foto: MgIT03

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: part

Filename: default/detail_berita.php

Line Number: 112

Ilustrasi Karantina

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga mendesak agar setiap desa dan kelurahan di wilayahnya memiliki tempat karantina bagi ODP (Orang Dengan Pengawasan) Covid 19. ''Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan pemudik,'' jelas Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Jumat (15/5).

Dia menyebutkan, pemerintah desa bisa mengupayakan keberadaan tempat karantina. Berdasarkan Peraturan Menteri Desa, melalui Dana Desa yang diterima desa, pemerintah desa bisa mengelola rumah karantina dan membiayai kegiatan operasionalnya.

Baca Juga

Bupati menyatakan, saat ini Pemkab sudah menyediakan dua tempat lokasi untuk menampung pemudik yang pulang kampung. Yakni, di Gedung Korpri dan di aula Bumi Perkemahan Munjul Luhur.  Namun bila jumlah pemudik melonjak, dia khawatir kedua tempat karantina itu tidak mampu menampung pemudik.

''Untuk itu, sata minta seluruh desa/kelurahan bisa ikut mendirikan rumah karantina. Pemerintah desa memanfaatkan sarana pemerintah atau bangunan pemerintah yang sudah ada. Bahkan bangunan sekolah yang belum digunakan untuk kegiatan sekolah, bisa juga digunakan. Yang penting, pemerintah desa bisa membiayai kegiatannya,'' katanya.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: __ci_type

Filename: drivers/Cache_redis.php

Line Number: 217

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: settype(): Invalid type

Filename: drivers/Cache_redis.php

Line Number: 217