Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 50 Juta

Senin 09 Nov 2020 00:20 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Petugas kesehatan berinteraksi dengan seorang pria setelah mengumpulkan sampel usap untuk menguji COVID-19 di apotik pemerintah di Mumbai, India, Senin, 14 September 2020. Kasus virus corona di India kini menempati urutan kedua tertinggi di dunia dan hanya di belakang Amerika Serikat.

Petugas kesehatan berinteraksi dengan seorang pria setelah mengumpulkan sampel usap untuk menguji COVID-19 di apotik pemerintah di Mumbai, India, Senin, 14 September 2020. Kasus virus corona di India kini menempati urutan kedua tertinggi di dunia dan hanya di belakang Amerika Serikat.

Foto: AP/Rajanish Kakade
Jumlah kasus Covid-19 di dunia menembus angka 50 juta pada Ahad

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA - Kasus virus coronabaru (Covid-19) di dunia menembus angka 50 juta pada Ahad. Jumlah ini berdasarkan hitungan Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Amerika Serikat.

Data menunjukkan lebih dari 1,25 juta orang meninggal karena Covid-19. Sementara pasien sembuh hampir berjumlah 32,9 juta pasien.

Baca Juga

Negara yang paling parah terdampak pandemi Covid-19, AS, melaporkan hampir 9,9 juta infeksi dan 237 ribu lebih kematian, yang kemudian disusul oleh India dan Brasil.

India mencatat jumlah kasus Covid-19 tertinggi kedua di dunia dengan 8,5 juta lebih kasus. Brasil melaporkan kematian tertinggi setelah AS dengan hampir 162.300 kematian.

Secara keseluruhan virus corona telah menyebar ke 190 negara dan wilayah sejak pertama kali muncul di China pada Desember lalu. Salah satu solusi medis yang dinanti-nanti adalah vaksin yang ampuh dan aman dalam mengatasi Covid-19.

Sampai saat ini sejumlah perusahaan farmasi di beberapa negara telah menghasilkan vaksin yang telah diuji klinis. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memberikan persetujuan pemakaian vaksin tersebut.

sumber : Anadolu Agency
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile