Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

2 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Surabaya Gencarkan Vaksinasi Ponpes

Senin 12 Apr 2021 22:11 WIB

Red: Budi Raharjo

Pengurus dan pengasuh ponpes mengikuti penyuntikan vaksin Covid-19. (ilustrasi)

Pengurus dan pengasuh ponpes mengikuti penyuntikan vaksin Covid-19. (ilustrasi)

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
DI momen bulan suci Ramadhan, ustaz maupun ustazah kerap memiliki kegiatan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fitrah, Jalan Kedinding Lor, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Senin (12/4). Eri menjelaskan, vaskinasi yang digelar diperuntukkan bagi pengurus, ustaz, dan ustazah Ponpes Al- Fitrah. Sedikitnya ada 300 pengurus yang disuntik vaksin.

Eri memastikan, vaksinasi Covid-19 terhadap pengu rus akan terus digencarkan di berbagai pondok pesantren yang tersebar di Kota Pahlawan. "Alhamdulillah, vaksin berjalan lancar. Kita lakukan semua secara bertahap dan merata. Nanti di ponpes lainnya pun kita data seperti di Ponpes Ndresmo," kata Eri, Senin (12/4).

Ia menjelaskan, vaksin bagi para pengurus ponpes ini penting dilakukan. Apalagi di momen bulan suci Ramadhan, ustaz maupun ustazah kerap memiliki kegiatan di luar pondok pesantren, seperti mengisi ceramah di masjid.

Sedangkan, bagi para santri kegiatannya di dalam ponpes. "Untuk para santri juga ketika mau masuk ke pondok, mereka swab dan karantina terlebih dahulu. Jadi, yang kami swabadalah mereka yang keluar masuk pondok," ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya mencatat, hingga Ahad (11/4), 6.641 tokoh agama sudah disuntik vaksin. Pembina Ponpes Al-Fitrah, Muhammad Ayn El Yaqin El Ishaqi mengaku lebih dari 60 persen ustaz dan ustazah disuntik vaksin Covid-19. "Alhamdulillah, tidak ada keluhan, aman," kata dia.

Muhammad Ayn memastikan, gelaran shalat Tarawih saat Ramadhan akan dilakukan dengan disiplin pro tokol kesehatan. Ia pun memastikan, selama Ra madhan, tidak mengundang jamaah dari luar pondok. (dadang kurnia, ed: agus raharjo)

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile