Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Komisi Dakwah MUI Ingatkan Pentingnya Standardisasi Dai

Selasa 27 Apr 2021 10:13 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Ahmad Zubaidi, menyatakan standardisasi dai merupakan upaya untuk membentengi umat

Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Ahmad Zubaidi, menyatakan standardisasi dai merupakan upaya untuk membentengi umat

Foto: Muhammad Rizki Triyana/RepublikaTV
Standardisasi dai merupakan upaya untuk membentengi umat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali mengingatkan pentingnya standardisasi dai untuk meningkatkan kompetensi dai. Hal ini karena tantangan dakwah di era digital sekarang sangat besar.

 

"Khususnya terkait dengan era digital saat ini dan juga era bebas di mana masyarakat dapat mengakses internet untuk mencari sumber keagamaan yang validitasnya sangat dipertanyakan," tutur Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ahmad Zubaidi MA, dalam agenda webinar bertajuk 'Urgensi Standardisasi Dai untuk Penguatan Dakwah Islam Rahmatan lil Alamin', Selasa (27/4).

Baca Juga

Dia menuturkan, perlu penegasan kembali karena sebelumnya sempat timbul polemik tentang perlu-tidaknya standardisasi. Namun, Komisi Dakwah MUI telah jatuh pada kesimpulan yang didasarkan sesuai pengamatan terkait aktivitas dakwah di Indonesia, terutama kegiatan dakwah di media-media penyiaran.

"Karena itu, harus hadir para dai, penyeru, mubaligh, orang yang memiliki kompetensi, termasuk kompetensi kebangsaan, sehingga bisa memberi pencerahan dan bimbingan kepada umat," tuturnya.

Sebab, Kiai Zubaidi mengatakan, dai punya tugas untuk menjaga kesatuan dan keutuhan negara Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila. Di samping juga tentunya penguatan agama Islam yang sesuai dengan nilai-nilai Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW serta para ulama terdahulu.

"Untuk itu, Komisi Dakwah MUI dalam rangka kemudahan akses kepada masyarakat, dan juga kepada dai dan daiyah di seluruh Indonesia, kami akan meluncurkan aplikasi yang kita sebut dengan 'Aplikasi Dakwah Majelis Ulama Indonesia'," paparnya.

"Aplikasi ini sudah dapat di-download di playstore saat ini juga di gadget kita masing-masing. Ada banyak fitur yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan keseharian umat Islam seperti Alquran, arah kiblat, dai dan daiyah hasil standardisasi, juga berkenaan dengan fatwa MUI dan fatwa DSN," ucapnya.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile