Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Canberra Perpanjang Lockdown

Selasa 31 Aug 2021 10:53 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Virus corona (ilustrasi)

Virus corona (ilustrasi)

Foto: Pixabay
Canberra menyatakan lockdown masih akan diberlakukan setidaknya hingga 17 September.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA  -- Pemerintah Canberra pada Selasa kembali memperpanjang masa lockdown (karantina wilayah) selama dua pekan saat ibu kota Australia itu bergulat menahan lonjakan varian Delta virus Covid-19. Canberra menyatakan lockdown masih akan diberlakukan setidaknya hingga 17 September.

"Kurva sedang menurun dan kita bisa mengatasi wabah. Namun, proses ini lambat dan akan makan waktu," kata kepala menteri Wilayah Ibu Kota Australia Andrew Barr kepada para wartawan di Canberra.

Baca Juga

Sebagian besar wilayah pantai timur Australia sudah dikenai pembatasan ketat selama berpekan-pekan yang berdampak buruk pada perekonomian setempat, sementara kasus Covid juga masih meningkat.

Canberra pada Selasa melaporkan 13 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam.New South Wales, negara bagian tempat Canberra berada, melaporkan 1.164 kasus baru, turun dari rekor 1.290 kasus sehari sebelumnya.

Canberra telah tiga minggu menerapkan penguncian setelah serangkaian kasus diyakini berasal dari New South Wales, yang menjadi episentrum atau pusat penyebaran Covid-19 di Australia. Perpanjangan masa karantina wilayah di Canberra kemungkinan akan segera dilanjutkan dengan langkah serupa oleh negara bagian terpadat kedua di Australia itu.

Victoria, negara bagian yang telah memberlakukan karantina wilayah selama lima pekan, pada Selasa melaporkan 76 kasus baru penularan lokal dalam 24 jam.Angka itu meningkat dari 73 kasus pada hari sebelumnya.

Kepala Pemerintah Victoria Dan Andrews mengatakan terlalu banyak orang yang masih belum divaksin sehingga pelonggaran lockdown belum bisa dilakukan secara signifikan.Namun, ia mengatakan Victoria akan merancang garis besar pada Rabu untuk melonggarkan penguncian saat tingkat laju vaksinasi meningkat.

Australia selama ini menggunakan sistem lockdown yang ketat dan karantina untuk membuat tingkat infeksi dan kematian akibat Covid-19 tetap berada di bawah sebagian besar negara-negara lain. Namun, saat ini varian Delta membuat layanan kesehatan tertekan di tengah upaya vaksinasi yang lambat. Sejak pandemi Covid-19 mulai melanda, Australia telah mencatatkan hingga 54 ribu kasus dan 1.006 kematian.

sumber : Reuters/antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile