Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Unicef: 100 Siswa Diculik di Barat Laut Nigeria

Jumat 03 Sep 2021 07:28 WIB

Red: Teguh Firmansyah

 Siswa yang dibebaskan berjalan bersama dari bus yang mereka bawa dengan siswa lain setelah dibebaskan, di Kankara, Negara Bagian Katsina, Nigeria, 18 Desember 2020. Sekitar 300 anak sekolah Nigeria dibebaskan setelah diculik dari sekolah mereka di barat laut Nigeria dalam sebuah serangan yang diklaim oleh kelompok teroris Islam Boko Haram, meskipun belum jelas apakah masih banyak siswa yang masih berada di tangan penculik mereka.

Siswa yang dibebaskan berjalan bersama dari bus yang mereka bawa dengan siswa lain setelah dibebaskan, di Kankara, Negara Bagian Katsina, Nigeria, 18 Desember 2020. Sekitar 300 anak sekolah Nigeria dibebaskan setelah diculik dari sekolah mereka di barat laut Nigeria dalam sebuah serangan yang diklaim oleh kelompok teroris Islam Boko Haram, meskipun belum jelas apakah masih banyak siswa yang masih berada di tangan penculik mereka.

Foto: EPA-EFE/STRINGER
Siswa yang diculik berusia antara 14 hingga 19 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Unicef pada Kamis mengonfirmasi bahwa 100 siswa dan seorang guru diculik oleh sejumlah pria bersenjata dari sebuah sekolah di negara bagian Zamfara, barat laut Nigeria. Perwakilan Unicef Peter Haekins mengatakan organisasinya diberitahu tentang serangan di Sekolah Menengah Hari Pemerintah di Kaya, Negara Bagian Zamfara, pada Rabu.

 

Menurut Haekins para siswa berusia antara 14 hingga 19 tahun. “Dari siswa yang diculik, 23 berhasil melarikan diri dan kembali ke rumah – dua di antaranya terkena luka tembak,” ujar dia

Baca Juga

Haekins mengutuk serangan itu yang terjadi hanya beberapa hari setelah pembebasan para siswa yang sebelumnya diculik di Negara Bagian Niger. Ia meminta pihak berwenang untuk mengambil 'tindakan cepat' untuk menyelamatkan para siswa dan menyatukan mereka kembali dengan keluarga.

“Serangan terhadap sekolah dan penculikan pelajar adalah pelanggaran berat terhadap hak anak, dan pengalaman mengerikan yang harus dialami anak-anak,” ungkap dia.

Sumber, https://www.aa.com.tr/id/dunia/unicef-100-siswa-diculik-di-barat-laut-nigeria/2354213.

Konfirmasi jumlah korban penculikan ini menjadi angka resmi pertama sejak serangan terebut terjadi. Penculikan massal siswa dan serangan terhadap sekolah telah meningkat di wilayah utara Nigeria sejak Januari.

sumber : Anadolu
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile