Sunday, 9 Muharram 1444 / 07 August 2022

Sunday, 9 Muharram 1444 / 07 August 2022

9 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Hadiri KTT Demokrasi AS, Jokowi: Demokrasi Indonesia Melebihi Batas Negara

Kamis 09 Dec 2021 21:11 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Agung Sasongko

Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo.

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Jokowi menyampaikan bahwa komitmen Indonesia untuk demokrasi melebih batas negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpartisipasi secara virtual pada Summit for Democracy atau KTT Demokrasi yang digagas pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, pada Kamis-Jumat (9-10/12). Jokowi menyampaikan bahwa komitmen Indonesia untuk demokrasi melebih batas negara.

"Dalam dialog interaktif tadi dengan Biden, Bapak Presiden sampaikan bahwa Indonesia tepat hari ini menghelat Bali Democracy Forum (BDF) yang sudah berlangsung 14 tahun sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk memajukan demokrasi dan hak asasi manusia di kawasan dan global," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi dalam pengarahan media usai mendampingi Jokowi dalam KTT tersebut, Kamis malam waktu Jakarta.

Baca Juga

"Presiden menyampaikan, our commitment towards democracy goes beyond the border, jadi komitmen demokrasi Indonesia melebihi batas negara kita," ujarnya menambahkan.

Retno mengatakan, Presiden Jokowi diundang dalam dua sesi KTT Demokrasi. Dialog interaktif termasuk pada sesi pertama yang juga diikuti beberapa 12 kepala pemerintahan. Dalam sesi interaktif tersebut, Jokowi diminta untuk berbagi pengalaman kontribusi RI dalam memajukan demokrasi khususnya di kawasan Asia Tenggara dan di kawasan Asia pada umumnya.  

BDF ke-14 pun disinggung sebab berkaitan dengan memajukan demokrasi. Dalam sesi tersebut, Jokowi menyampaikan BDF didesain sebagai forum berbagi perspektif mengenai demokrasi secara inklusif tanpa harus saling menyalahkan. BDF juga merupakan forum bertukar praktek terbaik mengenai bagaimana memperkokoh demokrasi dan mengelola berbagai tantangan yang dihadapi demokrasi.

"Indonesia yakin bahwa demokrasi adalah sebuah nilai yang universal namun aspirasi, nilai, dan kekhususan masyarakat perlu dipelihara. Ini yang disebut oleh bapak presiden dalam pidato tadi adalah Home Ground Democracy," kata Retno mengutip Presiden Jokowi.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile