Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ilmuwan Oxford Cari Sukarelawan yang Mau Sengaja Kena Covid-19: Ada yang Daftar!

Senin 31 Jan 2022 07:05 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Reiny Dwinanda

Mutasi virus corona tipe baru, SARS-CoV-2 (ilustrasi). Ilmuwan Oxford University mencari sukarelawan yang mau dengan sengaja terpapar Covid-19. Penelitian ini bermanfaat untuk pengembangan vaksin di masa depan.

Mutasi virus corona tipe baru, SARS-CoV-2 (ilustrasi). Ilmuwan Oxford University mencari sukarelawan yang mau dengan sengaja terpapar Covid-19. Penelitian ini bermanfaat untuk pengembangan vaksin di masa depan.

Foto: Pixabay
Ilmuwan Oxford mencari sukarelawan berusia 18-30 tahun yang mau kena Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ilmuwan Oxford University di Inggris sedang mencari sukarelawan untuk uji coba medis pertama di dunia yang dengan sengaja memaparkan peserta pada jenis asli virus penyebab Covid-19 (SARS-CoV-2). Demi apa?

"Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui tingkat respons imun, antibodi, dan sel T yang dibutuhkan tubuh kita untuk mencegah infeksi ketika orang sehat terpapar virus," kata Ketua Peneliti Vaksinologi di Oxford University, Helen McShane, dikutip Fox News pada Senin (31/1/2022).

Baca Juga

McShane mengatakan, mengetahui tingkat respons imun yang dibutuhkan untuk diinduksi oleh vaksin akan membuat pengembangan vaksin lebih cepat dan jauh lebih efisien pada masa depan. Untuk penelitiannya, ia membutuhkan peserta dengan usia antara 18 sampai 30 tahun.

"Sepertinya inilah pertama kalinya pada masa pandemi saya merasa benar-benar dapat berperan. Banyak hal yang bisa peneliti lakukan di lab dan vial, tetapi cara terbaik ialah dengan melihat reaksinya langsung pada tubuh manusia," kata salah satu sukarelawan bernama Marcus mengenai pendapatnya tentang penelitian tersebut melalui tayangan video.

Sukarelawan harus memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik sebelum ikut sebagai sukarelawan. Syarat yang harus dipenuhi ialah mereka harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dan tak pernah terinfeksi sebelumnya atau sebelumnya pernah kena Covid-19, tetapi sudah sembuh total.

"Studi dimulai pada April 2021 dengan fase pertama untuk menetapkan dosis virus terendah dengan menggunakan jenis asli virus dari Wuhan, China, yang dapat menginfeksi dan mereplikasi pada sekitar 50 persen peserta tetapi menyebabkan gejala minimal," kata McShane.

Setelah dosis standar ditetapkan pada fase pertama, semua peserta akan diinfeksi dengan dosis virus berikutnya pada fase kedua. Semua peserta akan dikarantina selama setidaknya 17 hari di kamar rumah sakit yang ditunjuk, mendapatkan CT scan paru-paru, dan MRI jantung.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile