Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

17 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Evaluasi Binpres PBSI, Tim Bulu Tangkis Beregu Putri Sudah Maksimal

Kamis 19 May 2022 07:32 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky.

Foto: DOK PBSI
Tim beregu putri Indonesia meraih medali perak di ajang bulu tangkis SEA Games 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Bidang Pembinaan dan prestasi PP PBSI Rionny Mainaky menilai penampilan tim beregu putri Indonesia yang meraih medali perak di ajang bulu tangkis SEA Games Vietnam 2021 sudah maksimal. Di final, Putri KW dkk dikalahkan tim Thailand dengan skor 0-3, Rabu (18/5/2022).

"Di beregu putri ini saya lihat hasilnya sudah maksimal tapi memang untuk mengeluarkan seluruh kemampuan itu belum, baru 80 persen." Kata Rionny dalam rilis humas PBSI, Kamis (19/5/2022). "Jadi kalau dari hasil sebenarnya bisa lebih puas. Ini sudah mencapai target dan semoga di perorangan mereka bisa lebih baik."

Baca Juga

Rionny mengatakan dua tunggal putri Indonesia yang diturunkan, Putri Kusuma Wardani dan Stephanie Widjaja, sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan. "Evaluasi untuk Putri tadi startnya sudah baik, mengontrol permainan pun sudah lengkap. Hanya terakhir-terakhir saat memimpin dia bermain aman saja padahal harusnya lebih kasih tekanan ke lawan agar kesempatan mendapat poin makin banyak," ucap Rionny.

Untuk Stephanie, lanjut Rionny, harus diakui memang mendapat tekanan terlalu besar. Partai penentuan di final dan lawannya bertangan kidal. "Tapi saya merasa dia sudah bermain ok, beban pun bisa dikuasai hanya faktor teknis di lapangan saja yang menjadi pembeda. Ke depan di pertandingan seperti ini dia harus tambah speednya," tukasnya.

Sementara untuk ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rionny menganggap wajar kekalahan yang dialami karena Apri/Fadia adalah pasangan baru. "Apri/Fadia di latihan polanya sudah masuk tapi saat di pertandingan tadi belum keluar. Mereka pasangan baru jadi masih harus adaptasi. Saya berharap di perorangan bisa menunjukkan yang lebih," jelas Rionny.

Belum menyumbang medali emas di nomor beregu, Rionny mengingatkan tekanan cukup berat akan dialami anak-anak asuhnya. Namun Rionny meminta hal itu sebagai motivasi tambahan untuk tampil lebih luar biasa di nomor perorangan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile