Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PLN Pasang PLTS Atap 489,72 kWp di Seluruh Kantor PLN Bali

Senin 23 May 2022 13:54 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali berkomitmen dalam penambahan kapasitas pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 489,72 kilowatt peak. (ilustrasi),

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali berkomitmen dalam penambahan kapasitas pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 489,72 kilowatt peak. (ilustrasi),

Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.
PLTS Atap merupakan bentuk dukungan PLN bagi penyelenggaraan Presidensi G20

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali berkomitmen dalam penambahan kapasitas pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 489,72 kilowatt peak (kwp) di 35 lokasi gedung kantor milik PLN UID Bali, dan 1 gedung milik PT Indonesia Power.

“Saat ini energi baru terbarukan menjadi perhatian banyak pihak, oleh karenanya menjadi tugas kita bersama untuk mewujudkan komitmen PLN dalam mengawal transformasi green, salah satunya dengan memastikan PLTS atap dapat segera rampung di bulan Agustus,” ungkap I Wayan Udayana, General Manager PLN UID Bali dalam sambutannya saat acara penandatanganan kontrak kerja sama antara PLN dan PT PJB tentang pemasangan photovoltaic (PV) rooftop, di kantor PLN UID Bali, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga

PLTS Atap ini, menurutnya, juga menjadi bentuk dukungan PLN bagi penyelenggaraan Presidensi G20 mendatang yang mengusung isu transisi energi sebagai salah satu sektor prioritas.

“Pemasangan PLTS atap ini juga akan menjadi showcase saat penyelenggaraan presidensi G20 nanti, yang sekaligus menunjukkan peran PLN dalam mengawal transisi menuju energi hijau yang berkelanjutan,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini tengah berjalan juga pembangunan PLTS Hybrid di Nusa Penida yang dapat menyumbangkan pasokan listrik sebesar 3,5 megawatt (MW) sebagai langkah antisipatif adanya lonjakan kebutuhan listrik saat Presidensi G20 berlangsung.

Udayana juga menyebutkan upaya PLN dalam mempercepat transisi energi bersih ini pun sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali No 45 tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih yang harus didukung dan direalisasikan dengan komitmen bersama PLN dan anak perusahaan.

Kepala Divisi Niaga PT PJB Retno Handayani menyampaikan apresiasinya kepada PLN UID Bali yang telah memercayakan pemasangan PV rooftop kepada PT PJB. Ia menjanjikan akan memenuhi target yang diamanahkan PLN untuk merampungkan pekerjaan sesuai target bahkan lebih cepat.

“Minggu depan kami rencanakan material akan segera tiba, dan pekerjaan secara bertahap dapat dimulai, untuk itu kami mohon dukungan dari PLN agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan mampu diselesaikan lebih cepat dari target yang ditetapkan,” kata Retno.

Terakhir, dirinya mengharapkan sinergi PLN dan PT PJB dapat tetap berjalan baik untuk mewujudkan transisi energi yakni mengedepankan pembangunan pembangkit-pembangkit berbasis EBT.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile