Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Hujan Deras Ancam Areal Tanaman Padi di Sulawesi Selatan

Kamis 26 May 2022 23:43 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Sawah terendam banjir (ilustrasi). Hujan deras berpotensi ancam tanaman padi di 24 kabupaten/kota Sulawesi Selatan

Sawah terendam banjir (ilustrasi). Hujan deras berpotensi ancam tanaman padi di 24 kabupaten/kota Sulawesi Selatan

Foto: ANTARA/Yusran Uccang
Hujan deras berpotensi ancam tanaman padi di 24 kabupaten/kota Sulawesi Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, MAROS— Hujan deras yang mengguyur kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sejak sore hingga malam hari dapat mengancam produksi areal persawahan yang tersebar di 24 kabupaten/kota di provinsi itu.

"Jika hujan deras tidak redah hingga esok, maka dikahwatirkan tanaman padi yang baru berumur sebulan, bahkan ada yang belum berumur tiga pekan dapat rusak," kata salah seorang petani di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Abd Wahid, Kamis (26/5/2022), menanggapi kondisi sawahnya akibat tergenang air.

Baca Juga

Menurut Ketua Kelompok Tani Toddopuli ini, tanaman yang terendam air atau kelebihan air tiga hari berturut-turut dapat dipastikan akannya akan menjadi bonyok dan akhirnya batang dan daunnya ikut rusak.

Dia mengatakan, saat ini saja hampir seharian tergenang air dan tidak ada jedah hujan yang turun sejak sore hari hingga malam hari. Hal senada dikemukakan petani di Kecamatan Minasa Te'ne, Kabupaten Pangkep, Rustam.

Menurut dia, selain tanaman padi yang terancam rusak akibat kelebihan air, tanaman holtikultura juga bakal rusak.Sebagai gambaran, tanaman cabai, tomat dan sayuran yang dikembangkan warga yang memanfaatkan lahan dan halaman rumahnya, juga sudah terendam air setinggi pergelangan kaki hingga lutut.

"Kalau selama ini, petani sebagian besar menanam padi, semenjak pandemi Covid-19 mulai memanfaatkan lahan dan pekarangan untuk menanam memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari," katanya.

Namun, lanjut dia, dengan hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam hari, tanaman yang dikembangkan itu terancam tidak dapat hidup lagi karena kelebihan air.

Sementara itu, berdasarkan data dan informasi yang dilansir laman website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar hari ini sebagian besar daerah dari 24 kabupaten/ kota di Sulsel mengalami hujan.

Sementara prakiraan cuaca pada Jumat (27/5), sebagian daerah sudah mulai cerah berawan seperti Kabupaten Maros, Kota Palopo, Sengkang dan Pinrang. Sedang Kota Makassar diprediksi cerah.      

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile