Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

10 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cina Hukum Mati Mantan Pejabat Senior Karena Korupsi

Kamis 02 Jun 2022 23:22 WIB

Rep: kamran dikarma/ Red: Hiru Muhammad

Cina memiliki sistem peradilan yang tegas terhadap koruptor. Presiden Cina Xi Jinping sudah meluncurkan beberapa kampanye anti-korupsi yang telah menjatuhkan pejabat pemerintah, regulator, bankir, dan eksekutif senior perusahaan.

Cina memiliki sistem peradilan yang tegas terhadap koruptor. Presiden Cina Xi Jinping sudah meluncurkan beberapa kampanye anti-korupsi yang telah menjatuhkan pejabat pemerintah, regulator, bankir, dan eksekutif senior perusahaan.

Foto: AP/Andy Wong
Meski telah divonis hukuman mati, Tong memperoleh penangguhan hukuman dua tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING – Cina telah menjatuhkan hukuman mati kepada Tong Daochi, mantan pejabat senior di pemerintahan provinsi Hainan sekaligus mantan regulator sekuritas. Tong terbukti terlibat dalam kasus suap dan perdagangan orang dalam.  

Kantor berita Xinhua dalam laporannya pada Kamis (2/6) mengungkapkan, Tong, yang juga mantan sekretaris Partai Komunis Cina (PKC) di kota Sanya, Hainan, menerima suap senilai 274 juta yuan antara 2004 dan 2020. Menurut Xinhua, saat menjabat wakil kepala departemen penerbitan Komisi Regulasi Sekuritas Cina (CSRC) pada 2006 dan 2007, Tong juga memperoleh 3,38 juta yuan keuntungan ilegal melalui perdagangan orang dalam.

Baca Juga

Tong bergabung dengan CSRC pada tahun 2000. Sebelumnya dia sempat bekerja di Bank Dunia dan RAND Corp, sebuah lembaga kajian kebijakan publik di Amerika Serikat (AS).

Meski telah divonis hukuman mati, Tong memperoleh penangguhan hukuman dua tahun. Penangguhan membuka peluang mengubah hukuman, dari vonis mati menjadi penjara seumur hidup. Hukuman bisa pula diubah menjadi jangka waktu yang ditetapkan pada akhir masa penangguhan dua tahun jika yang bersangkutan tidak dihukum karena kejahatan lebih lanjut atau melakukan “layanan yang berjasa”.

Pada Kamis lalu, lembaga anti-korupsi Cina mengungkapkan, mereka juga tengah memeriksa Wang Zhongcheng atas dugaan pelanggaran hukum dan peraturan. Wang adalah mantan kepala departemen akuntansi CSRC. Menurut situs web Komisi Pusat Inspeksi Disiplin Cina (CCDI), sebelumnya Wang adalah kepala biro CSRC di provinsi Zhejiang timur antara Juli 2016 dan Desember 2018.

Cina memiliki sistem peradilan yang tegas terhadap koruptor. Presiden Cina Xi Jinping sudah meluncurkan beberapa kampanye anti-korupsi yang telah menjatuhkan pejabat pemerintah, regulator, bankir, dan eksekutif senior perusahaan.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile