Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Presiden Jokowi Sebut Airlangga Hartarto 'Motor' Penggerak Kartu Prakerja

Jumat 17 Jun 2022 11:31 WIB

Red: Agus raharjo

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Menteri Koordiinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Temu Raya Alumni Program Kartu Prakerja di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6/2022).

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Menteri Koordiinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Temu Raya Alumni Program Kartu Prakerja di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6/2022).

Foto: Istimewa
Jokowi mengapresiasi kinerja Menko Perekonomian atas keberhasilan Kartu Prakerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Presiden Joko Widodo menyebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai salah satu motor penggerak keberhasilan Program Kartu Prakerja. Pujian itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan dalam Temu Raya Alumni Program Kartu Prakerja di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat.

 

"Yang saya hormati Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto). Beliau ini 'motor'-nya yang menggerakkan Kartu Prakerja, bersama dengan Ibu Deni dan Mas Hengki Sihombing (manajemen pelaksana) beserta seluruh PMO yang tergabung dalamnya," kata Presiden, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga

Jokowi mengapresiasi kinerja Airlangga dan manajemen pelaksana Program Kartu Prakerja. Presiden mengatakan, berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 88,9 persen penerima Kartu Prakerja mengaku keterampilannya meningkat.

"Artinya, hasilnya ketemu 88,9 persen. Ini yang harus saya apresiasi, Pak Menko beserta seluruh tim," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga melaporkan kepada Jokowi bahwa Program Kartu Prakerja mendapat pujian dari beberapa negara sahabat, salah satunya Belanda. Menurutnya, Program Kartu Prakerja dapat ditiru di berbagainegara berkembang.

"Kami juga melihat bahwa program ini dinilai lembaga eksternal, seperti CSIS, BPS, kemudian dari Jepang ada J-PAL Southeast Asia, UNDP, Bank Dunia, dengan TNP2K. Seluruhnya menemukan bahwa program ini berdampak positif dalam peningkatan skill dan kepekerjaan pesertanya dan ini mempertegas dampak positif dari Program Kartu Prakerja," ujar Airlangga.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile