Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Empat Wilayah Kaltim Berstatus Zona Hijau Covid-19

Jumat 01 Jul 2022 00:17 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron

Foto: Pixabay
Lima wilayah berstatus zona kuning dan hanya satu wilayah yang berstatus zona oranye.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Empat wilayah di Provinsi Kalimantan Timur dalam status zona hijau Covid-19. Sedangkan lima wilayah berstatus zona kuning dan hanya satu wilayah yang berstatus zona oranye berdasarkan update kasus harian Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Kamis (30/6/2022).

Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan empat wilayah yang berstatus zona hijau atau zero kasus di antaranya Kutai Timur, Mahakam Ulu, Paser dan Kutai Barat. Sementara lima daerah dalam zona kuning atau jumlah pasien positif dirawat kurang dari 25 orang. Di antaranya Samarinda, Bontang, Berau, Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Sedangkan satu wilayah zona orange yakni Balikpapan dengan jumlah pasien positif yang dirawat berjumlah 28 orang. 

Baca Juga

"Saat ini jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di wilayah Kaltim sebanyak 50 orang," kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda.

Andi mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan potensi penularan virus corona. Mengingat penyebaran virus masih berlangsung dan hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah terkait pandemi Covid-19 yang telah merebak sejak dua tahun lalu menjadi endemi.

"Sabar, tetap jaga kesehatan, waspada dan jangan lengah, karena status masih pandemi," kata Andi Muhammad Ishak.

Pesan Andi Ishak ini sangat beralasan, mengingat pada Kamis (30/6/2022), tercatat 11 warga Kaltim positif terpapar virus corona. "Pada pekan sebelumnya jumlah pasien positif bisa ditekan dalam angka 25 orang yang dirawat, saat ini jumlah terus naik hingga 50 orang. Tentunya kita berharap tidak terjadi lagi lonjakan kasus," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile