REPUBLIKA.CO.ID, SERANG - Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, pada Jumat tanggal 28 Oktober 2011 mengeluarkan letusan sebanyak tiga kali. Nnamun suaranya tidak sampai menggetarkan pemukiman warga yang tinggal di pesisir Pantai Cinangka dan Anyer.
"Kemarin GAK mengeluarkan suara letusan sebanyak tiga kali. Dan ini terekam pada Seismograf pada Jumat tanggal 28 Oktober 2011," kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Anton Tripambudi, Sabtu.
Dia menjelaskan, letusan yang dikeluarkan dari dalam perut GAK tidak menimbulkan getaran sampai diperumahan warga seperti tahun sebelumnya, saat GAK juga ditetapkan berstatus Siaga atau level III.
"Letusannya masih normal, dan letusannya tidak menggetarkan kaca rumah jendela masyarakat yang ada di sepanjang pesisir Pantai Cinangka, tidak seperti tahun 2011, letusannya cukup keras," katanya menambahkan.