Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menteri Pertanian Soroti Keberadaan 12 Juta Hektare Kebun Sawit Rakyat dalam Kawasan Hutan

Selasa 05 Jul 2022 20:56 WIB

Rep: febrian a/ Red: Hiru Muhammad

Pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit saat panen di Desa Jalin, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (23/8/2021). Pemerintah Aceh sejak tahun 2018-2020 telah menerima dana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari Dirjen Perkebunan (Dirjenbun) Kemeterian Pertanian (Kementan) sebesar Rp 793 miliar, dan untuk tahun 2021 kembali mendapatkan bantuan tersebut sekitar Rp615 miliar.

Pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit saat panen di Desa Jalin, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (23/8/2021). Pemerintah Aceh sejak tahun 2018-2020 telah menerima dana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari Dirjen Perkebunan (Dirjenbun) Kemeterian Pertanian (Kementan) sebesar Rp 793 miliar, dan untuk tahun 2021 kembali mendapatkan bantuan tersebut sekitar Rp615 miliar.

Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Pemberian HGU dalam kawasan hutan sudah kebablasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada 12 juta hektare kebun sawit rakyat di dalam kawasan hutan yang memiliki hak guna usaha (HGU). Ia menilai, pemberian HGU dalam kawasan hutan sudah kebablasan.

 

"Kita memang harus masuk ke lahan ibu LHK (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya) karena banyak sekali lahan yang di-HGU-kan agak-agak bablas," kata Syahrul dalam rapat kerja bersama Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR yang juga dihadiri Siti, Senin (5/7/2022).

Baca Juga

Syahrul bilang, permasalahan ini memang sudah diproses oleh KLHK. Namun demikian, dia berharap ke depan perlu ada pengetatan pemberian HGU dalam kawasan hutan. "Jadi, ini harus kita selesaikan dan ini dalam proses Menteri LHK," kata Syahrul.

Siti tak memberikan penjelasan langsung terkait hal ini. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Siti hanya pernah menyinggung soal keberadaan kebun sawit ilegal dalam kawasan hutan.

Di Kalimantan Tengah, kata Siti, luasnya mencapai 831 ribu hektare. Sedangkan di Riau belum diketahui karena masih proses identifikasi, meski DPR telah menyatakan luasnya 1,8 juta hektare.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile