Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Delima Disebutkan 3 Kali dalam Alquran, Studi Ungkap Manfaatnya Cegah Penuaan

Sabtu 13 Aug 2022 10:34 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi delima, Delima mempunyai khasiat bagi mereka yang mengonsumsinya termasuk hambat penuaan

Ilustrasi delima, Delima mempunyai khasiat bagi mereka yang mengonsumsinya termasuk hambat penuaan

Foto: EPA-EFE/STRINGER
Delima mempunyai khasiat bagi mereka yang mengonsumsinya termasuk hambat penuaan

ini memberikan khasiat bagi mereka yang mengonsumsinya. Sebuah penelitian mendapati khasiat buah delima dalam menghambat penuaan.

Alquran menyebutkan delima dalam sejumlah ayatnya yaitu sebagai berikut:

Baca Juga

Pertama, surat Al Anam ayat 99 

وَهُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا وَمِنَ النَّخْلِ مِنْ طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِنْ أَعْنَابٍ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ ۗ انْظُرُوا إِلَىٰ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَيَنْعِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمْ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”

Kedua, surat al Anam ayat 141 

۞ وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ جَنَّاتٍ مَعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ ۚ كُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ ۖ وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” 

Ketiga, surat Ar Rahman ayat 68

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ “Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.” 

Seperti dinukilkan dari laman About Islam, Sabtu (13/8/2022) ilmuan mendapati sebuah molekul dalam buah delima yang diubah mikroba dalam usus sehingga memungkinkan sel-sel otot untuk melindungi diri mereka sendiri dari salah satu penyebab utama penuaan.

Baca juga: Dulu Pembenci Adzan dan Alquran, Mualaf Andreanes Kini Berbalik Jadi Pembela Keduanya 

Penulis studi, Patrick Aebischer menjelaskan bahwa sel-sel manusia semakin berjuang untuk beregenerasi seiring bertambahnya usia. Peristiwa ini disebut mitokondria yang siring berjalannya waktu menumpuk di dalam sel.

Dia melanjutkan, degradasi ini mempengaruhi kesehatan banyak jaringan, termasuk otot, yang secara bertahap melemah selama bertahun-tahun.

Penumpukan mitokondria yang disfungsional juga diduga berperan dalam penyakit penuaan lainnya seperti Parkinson.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile