Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bisakah Tertawa Membatalkan Wudhu?

Kamis 18 Aug 2022 06:46 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

Wudhu (ilustrasi). Bisakah Tertawa Membatalkan Wudhu?

Wudhu (ilustrasi). Bisakah Tertawa Membatalkan Wudhu?

Foto: Sayyid Azim/AP
Terlalu banyak tertawa sungguh bisa mematikan hati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di antara adab dalam Islam adalah lebih sedikit tertawa. Karena banyak tertawa bisa membunuh hati dan menjadikan hatinya keras.

Allah SWT berfirman, "Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata." (QS Az-Zumar ayat 22)

Baca Juga

Adapun tertawa apakah bisa membatalkan wudhu, tidak ada yang menyebutkan bahwa tertawa membatalkan wudhu. Kecuali, jika tertawa terbahak-bahak yang dapat mengakibatkan buang angin atau kentut menjadi tidak terasa.

Hal tersebut berbeda bila dalam keadaan sholat. Segala sesuatu yang bukan dari bagian sholat, maka membatalkan sholatnya. Misalnya berbicara atau tertawa terbahak-bahak atau cekikikan. Perbuatan ini menghilangkan kekhusyuan sholat.

Seorang yang beriman adalah orang yang khusyu dalam sholat. Allah SWT berfirman, "Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam sholatnya." (QS Al Mu'minun ayat 1-2)

Rasulullah SAW mengetahui apa yang tidak diketahui oleh umatnya, dan ini beliau SAW mengetahuinya dari Allah SWT. Jika orang-orang tahu apa yang menanti mereka, tentu mereka akan banyak menangis dan sedikit tertawa.

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, dia berkata, "Aku (Aisyah) sama sekali tidak pernah melihat Nabi Muhammad SAW tertawa dengan terbahak-bahak sampai aku melihat langit-langit mulutnya. Yang beliau lakukan hanyalah tersenyum."

Rasulullah SAW juga bersabda, "Janganlah terlalu banyak tertawa. Terlalu banyak tertawa sungguh bisa mematikan hati." (HR Tirmidzi). Karena itu, hendaknya seorang Muslim menjaga keutuhan dan ketenangan hati, termasuk dalam ibadahnya dengan memperhatikan kekhusyuan.

Link artikel asli

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile