Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menkominfo: Pak SBY Membangun, Pak Jokowi Akselerasi Pembangunan

Rabu 21 Sep 2022 03:09 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah

Menteri Komunikasi dan Informatika, Jhonny G Plate

Menteri Komunikasi dan Informatika, Jhonny G Plate

Foto: Istimewa
Di era Presiden Jokowi, pemerintah telah membangun 1.540 km ruas jalan tol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan dalam sepuluh tahun kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintahan telah membangun 189,2 km ruas jalan tol, 24 bandar udara, 14 bendungan, dan pembangunan infrastruktur fisik lain.

Sementara di era Presiden Joko Widodo, pemerintah mengupayakan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok Indonesia, serta mendorong akselerasi pembangunan di berbagai desa untuk menopang aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh penjuru nusantara.

Baca Juga

"Jadi Pak Presiden SBY membangun, Pak Presiden Joko Widodo dalam kabinetnya melakukan akselerasi pembangunan untuk memberikan kontinuitas dan keberlangsungan pembangunan nasional kita," kata Johnny dikutip dalam siaran pers Kemkominfo, Rabu (21/9).

Johnny menyatakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam tujuh tahun terakhir telah membangun 1.540 km ruas jalan tol dan 29 bandar udara dengan 9 konstruksi ditargetkan selesai pada 2023. Selain itu ada 12 bendungan dan 27 bendungan yang ditargetkan selesai tahun 2024.

"Terlepas dari pandemi Covid-19 dan perubahan geopolitik strategis di wilayah Ukraina, hingga saat ini sepanjang 227 ribu km jalan desa telah dibangun, yang didukung dengan 1,3 juta meter jembatan di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi aktivitas ekonomi masyarakat," kata dia.

Johnny melanjutkan, Pemerintahan Jokowi juga terus membangun infrastruktur yang memadai dengan membangun 4.500 embung, 71.000 unit saluran irigasi, 62.500 unit penahan tanah, serta 6.100 unit tambat perahu. Pemerintah juga membangun 10.300 unit pasar desa dan 57.200 unit BUMDes untuk mendukung aktivitas ekonomi rakyat.

"Khusus tambat perahu dinilai penting untuk menyambung konektivitas. Untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas hidup masyarakat, Kabinet Indonesia Maju terus mempercepat pembangunan berbagai fasilitas pelayanan publik di seluruh Indonesia," ujar Mantan Anggota DPR RI tersebut.

Tak hanya itu, tambah Johnny, akselerasi pembangunan dilakukan Pemerintah dalam membangun 38.600 unit Posyandu, 12.000 unit Polindes, 22.700 unit fasilitas olahraga, serta 56.200 unit PAUD.  Sementara itu, guna memastikan ketersediaan air bersih di seluruh wilayah nusantara, juga telah dibangun 339 ribu unit MCK, 38 juta meter drainase, serta 59.200 unit sumur sehingga mampu menyediakan 1,2 juta KM air bersih bagi penghidupan seluruh rakyat Indonesia.

Johnny menyatakan dalam tujuh tahun terakhir, stabilitas politik terjaga dengan baik, sehingga seluruh pihak dapat bersama-sama menghadapi tantangan besar yang muncul dan membangun bangsa Indonesia ke arah yang positif.

Oleh karena itu, Menkominfo menegaskan momentum akselerasi pembangunan itu menjadi pengingat dan pendorong bagi seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan nasional. "Mari bersama-sama kita terus upayakan pembangunan bangsa melalui kolaborasi dan sinergi, serta terus melaksanakan pekerjaan besar pembangunan Negara demi terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan asas gotong royong," katanya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile