Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pemkot Surabaya Bangun 55 Titik Sodetan Saluran Air untuk Cegah Banjir

Jumat 23 Sep 2022 06:45 WIB

Red: Nur Aini

Pekerja menyelesaikan pengerjaan saluran air di Jalan Ambengan, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/9/2022). Pemkot Surabaya melakukan pembangunan saluran-saluran air di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.

Pekerja menyelesaikan pengerjaan saluran air di Jalan Ambengan, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/9/2022). Pemkot Surabaya melakukan pembangunan saluran-saluran air di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.

Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Pengerjaan sodetan di 55 titik itu bertujuan untuk mengurangi beban saluran

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya membangun 55 titik sodetan saluran air di Kota Pahlawan, Jawa Timur, guna mencegah banjir saat musim hujan.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Dwi Djajawardana mengatakan pengerjaan sodetan di 55 titik itu bertujuan untuk mengurangi beban saluran agar tidak lagi terjadi luapan dan genangan ketika musim hujan.

Baca Juga

"Pengerjaan crossing ditargetkan selesai pada November 2022. Saat ini, proses pengerjaan crossing itu telah mencapai 60 persen," kata dia di Surabaya, Jumat (23/9/2022).

Dwi menjelaskan, salah satu crossing atau sodetan yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan adalah saluran tengah di Jalan Ahmad Yani.

"Itu crossing-nya yang ada di tengah saluran Jalan Ahmad Yani kita tujukan ke arah timur di rumah pompa Korem Surabaya. Kalau tidak melakukan crossing di rumah pompa Korem itu, yang bagian selatan Jalan Ahmad Yani akan menumpuk di saluran Kebon Agung dan Wonorejo," kata dia.

Hal itu, kata dia, supaya saluran yang ada di Kebon Agung yang menuju ke Wonorejo, Rungkut tidak terlalu terbebani air, saluran tengah di Jalan Ahmad Yani juga dilakukan pengerukan lebih dalam 4 meter. Ketika terjadi genangan di wilayah Gayungan, Kebonsari, Ketintang, dan sekitarnya, air akan terpecah ke dua arah di Wonorejo dan rumah pompa Korem Surabaya.

"Jadi, nanti saluran yang ada di Kebon Agung menuju ke Wonorejo itu terbagi. Ketika crossing itu sudah jadi, secara otomatis air akan ditarik ke arah selatan, tepatnya di Mal City of Tomorrow, kemudian rumah pompa yang ada di Korem Surabaya menarik debit air tersebut," kata Dwi.

Dwi melanjutkan, selain crossing di Jalan Ahmad Yani, DSDABM Surabaya juga sedang mengerjakan crossing di kawasan tengah kota. Salah satu crossing yang dikerjakan itu ada di saluran Jalan Embong Kenongo kemudian diarahkan menuju ke Sungai Kalimas.

Selain dibuatkan sodetan di Jalan Embong Kenongo, DSDABM juga mengerjakan sodetan tengah kota di Jalan Kenari.

"Biar tidak terlalu numpuk di rumah pompa dekat Gedung Negara Grahadi atau Kenari. Maka dari itu, kami juga membuat crossing di Jalan Panglima Sudirman untuk ditujukan ke Sungai Kalimas," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile