Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

China Minta Israel Tahan Diri di Yerusalem

Kamis 29 Sep 2022 17:24 WIB

Red: Nur Aini

 Warga Palestina mengibarkan bendera nasional mereka sambil mengangkat tangan dan meneriakkan slogan-slogan selama rapat umum solidaritas dengan Al-Quds, atau Yerusalem, di jalan utama di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat, 9 September 2022.

Warga Palestina mengibarkan bendera nasional mereka sambil mengangkat tangan dan meneriakkan slogan-slogan selama rapat umum solidaritas dengan Al-Quds, atau Yerusalem, di jalan utama di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat, 9 September 2022.

Foto: AP/Adel Hana
Polisi Israel mendobrak tempat suci umat Islam di Kota Tua Yerusalem

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- China mendesak Israel untuk menahan diri guna mencegah situasi di Yerusalem semakin tidak terkendali.

"Kami menyerukan kepada pihak-pihak terkait, terutama Israel, untuk tetap tenang dan menahan diri," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga

Kemenlu China menyebut sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan di Yerusalem baru-baru ini.

"Kami menentang tindakan apa pun yang secara sepihak mengubah status quo di Yerusalem," kata dia dalam pengarahan pers rutin tersebut.

Menurut dia, akar penyebab konflik berulang-ulang antara Palestina dan Israel terletak pada tidak diimplementasikannya solusi damai dua negara.

"Komunitas internasional perlu bertindak lebih tegas dan memfasilitasi dimulainya kembali pembicaraan damai antara Palestina dan Israel," kata Wang.

Polisi Israel mendobrak tempat suci umat Islam di Kota Tua Yerusalem dan memindahkan jemaah Muslim dari Masjidil Aqsa pada Senin (26/9). Hal itu dilakukan guna memberikan tempat bagi orang-orang Yahudi ultranasionalis yang memperingati Tahun Baru Yahudi pada Ahad (25/9) hingga Selasa (27/9).

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile