REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mushola Baiturrahman, Pejaten Timur, Jakarta Selatan menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (17/12/2022). Hadir pada acara tersebut,Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, Pembina DKM Mushola Baiturrahman, Prof Dr M Kana Sutrisna Suryadilaga, Habib Husin Al Jufri, dan KH Dr Risdianto.
Prof Kana mengungkap pelaksanaan maulid begitu semarak dengan melibatkan kebersamaan para warga, utamanya warga RT.001/RW.10, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Acara maulid juga didukung ibu-ibu majelis taklim Mushola Baiturrahman yang solid di bawah pimpinan Hj Muzainah S.Ag dan ibu-ibu RT. 001/RW.010 sehingga pelaksanaan acara berlangsung meriah dan konsumsi berlimpah.
"Ini mushola ada di gang sempit, pinggir kali, dengan adanya peringatan Maulid Nabi yang meriah tersebut kini para ulama akhirnya jadi tahu ada Mushola Baiturrahman di pinggir kali. Tapi kita bisa pahami tidak ada yang kecil di mata Allah SWT," paparnya kepada republika.co.id.
Buktinya, kata dia, banyak tokoh dan ulama hadir. Bahkan Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin berkesempatan hadir. "Dalam pesannya kepada jamaah, beliau(Wali Kota Jakarta Selatan) mengajak jamaah jaga kerukunan dalam lingkungan dan meminta agar pelaksanaan maulid terus dilaksanakan untuk terus menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah," papar motivator spiritual nasional ini.
Pada kesempatan itu, wali kota menyerahkan bantuan kepada mushola. Bantuan itu diharapkan dapat membantu pengembangan potensi mushola. " Bantuan ini wujud kepedulian dan perhatian pak wali" ungkapnya.
Sementara, Prof Kana dalam tausyiahnya mengajak jamaah meresapi pesan pada Alquran surat At-Taubah ayat 20.
اَلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ هَاجَرُوۡا وَجَاهَدُوۡا فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ بِاَمۡوَالِهِمۡ وَاَنۡفُسِهِمۡۙ اَعۡظَمُ دَرَجَةً عِنۡدَ اللّٰهِؕ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡفَآٮِٕزُوۡنَ
Allaziina aamanuu wa haajaruu wa jaahaduu fii sabiilil laahi bi amwaalihim wa anufsihim a'zamu darajatan 'indal laah; wa ulaaa'ika humul faaa'izuun
20. Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.
"Setiap Muslim yang ingin sukses ada tiga hal yang perlu dilakukan yakni iman, hijrah, sedekah dan sungguh-sungguh," kata Prof Kana.
Terkait Maulid, Prof Kana mengatakan ada hikmah yang bisa diambil. Pertama, adalah sholat berjamaah. "Perayaan maulid itu jangan sampai membuat kita melupakan sholat berjamaah, " paparnya
Kedua adalah kebersihan. "Seperti pelaksanaan maulid di mushola ini, saat acara hingga selesai kondisi selalu bersih. Jadi tidak meninggalkan sampah. Kemudian makanan tidak terbuang, padahal begitu melimpah. Semua warga mendapatkan makanan," katanya penuh syukur.
Hikmah lainnya, lanjutnya, kebersamaan. 'Kita lihat hari ini, warga yang dipimpin pak Kuswantono, Ketua RT.001 ini kompak membangun panggung dan lainnya. Dan diakhir acara, panitia sujud syukur karena acara berjalan lancar," paparnya.