REPUBLIKA.CO.ID,REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak mudah untuk masuk ke lingkungan orang penting, terutama berada di sisi mereka yang memiliki jabatan prestisius dalam struktur kenegaraan. Tapi mimpi itu bisa dicapai seorang pebisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kini beruntung menjadi sekretaris pribadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Hal itu ternyata terjadi berkat doa restu ibunya. Adalah Agung Surahman, contoh nyata bagaimana dengan doa restu ibu bisa mengantarkan anaknya menggapai mimpi besar. "Untuk para generasi muda, terus berusaha dan jangan pernah menyerah. Yakinlah kita pasti bisa mencapai cita-cita yang kita impikan," kata Agung di Jakarta, Senin (26/6/2023).
Banyak yang telah membuktikan bahwa Agung memang layak berada di samping orang-orang berpengaruh di negeri ini. Sebelum sampai di posisinya sekarang, Agung sempat mencoba berbagai pekerjaan biasa, seperti masyarakat pada umumnya.
Agung pernah menjadi pegawai bank daerah di Pulau Sumatra, admin perusahaan bidang pertanian di Bengkulu, dan membuka beberapa usaha milik sendiri pada 2017. Alumni Universitas Bengkulu ini mengaku awalnya tak tertarik dengan dunia politik, hingga sang paman yang mengajaknya.
"Tahun 2018 saya melihat tren politik di Indonesia mulai naik. Saya berpikir sudah saatnya berpikir luas dan ikut peduli dalam membantu rakyat," kata sang pemilik akun Instagram @agung_surahman ini.
Setelah mengantongi restu ibunya, Agung kemudian meyakinkan diri mengikuti pelatihan kader Partai Gerindra. Di situlah, Agung pertama kalinya melihat Prabowo secara langsung. Selain merupakan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo juga menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut.
Pada akhir pelatihan, Prabowo memberikan ujian akhir dan tes IQ kepada 525 peserta yang hadir. Dari serangkaian tes yang dilakukan, dipilih 10 orang dengan nilai terbaik, termasuk Agung yang saat itu menempati peringkat pertama hasil penilaian.
"Ternyata Bapak Prabowo mengambil 10 orang terbaik untuk ikut mengurus kantor Pusat Partai Gerindra di Jakarta Selatan. Saya diberikan penghargaan langsung oleh Bapak Prabowo," kata Agung mengenang.
Dia pun mulai aktif bekerja di kantor Prabowo sejak 2019. Agung bertugas membantu dan mendampingi Prabowo yang kala itu mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Meski pimpinannya kalah dalam pemilihan, Agung mengatakan, kalau dirinya salut dengan pilihan Presiden Jokowi yang mengajak Prabowo bergabung ke dalam pemerintahan.
"Saya mendapat banyak pelajaran bagaimana perjuangan mereka untuk menyatukan Indonesia, di saat kedua sisi pendukung kecewa," ujar Agung.
Dia juga menceritakan momen unik saat dipilih sebagai sekretaris pribadi Menhan Prabowo. Pada 2020, Agung kembali bertemu Prabowo dalam rapat Nasional Partai Gerindra. Di sela-sela rapat, Prabowo menanyakan pada peserta yang lain terkait kelayakan Agung menjadi sekretaris pribadinya.
"Bapak Prabowo menatap wajah saya, kemudian setelah itu meminta saya berdiri di samping Beliau untuk diukur tinggi badan dan menanyakan kepada pimpinan rapat yang hadir," kata Agung.
Setelah mendapat jawaban "cocok" dari para peserta rapat, ia pun mempersiapkan diri untuk menjalani tugas barunya. Agung merasa bangga karena momen itu sekaligus menjadi pencapaian tertinggi yang berhasil diraihnya.
Mengenang semua perjuangan yang telah dilalui, Agung berpesan kepada generasi muda Indonesia, bahwa harus selalu optimistis dalam menggapai mimpi. Perjalanan hidup serta perjuangan Agung dapat menjadi pembelajaran tak ada cita-cita yang mustahil dicapai.