
Jumat , 24 May 2019, 10:35 WIB
Dokter Ungkap Kondisi Korban 22 Mei dalam Perawatan RS Pelni

Jumat , 24 May 2019, 09:20 WIB
Jumat Dini Hari, Warga Beramai-ramai Selfie di Depan Bawaslu

Jumat , 24 May 2019, 06:43 WIB
MRT Jakarta Hari Ini Beroperasi Penuh

Jumat , 24 May 2019, 05:45 WIB
Banser Kota Tasikmalaya Gelar Doa Pascaaksi 22 Mei

Jumat , 24 May 2019, 03:19 WIB
Seto Sesalkan Pelibatan Anak dalam Demo Ricuh

Jumat , 24 May 2019, 03:10 WIB
Anies Sebut Jakarta Aman, Warga Diimbau tak Takut Bepergian

Jumat , 24 May 2019, 00:15 WIB
Aktivitas di Kompleks Parlemen akan Kembali Normal

Kamis , 23 May 2019, 23:50 WIB
Polda: Empat Tersangka Kerusuhan 22 Mei Positif Narkoba

Kamis , 23 May 2019, 23:39 WIB
Niat Cari Kerja, Pria Asal NTB Jadi Korban Ricuh Sarinah

Kamis , 23 May 2019, 23:23 WIB
Polisi Selidiki Latar Belakang Pelaku Ricuh 22 Mei

Kamis , 23 May 2019, 22:52 WIB
Pascademo 22 Mei, Jalan MH Thamrin Ditutup Hingga 25 Mei

Kamis , 23 May 2019, 22:32 WIB
Logo Parpol di Benda Milik Pericuh 22 Mei

Maruf Amin Harap tak Ada Lagi Aksi Lanjutan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berharap tidak ada aksi massa lanjutan untuk menyikapi hasil rekapitulasi Pemilu 2019. Ma'ruf berharap masyarakat yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi menempuh jalur konstitusional.Apalagi menurut Ma'ruf, pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah berencana akan mengajukan gugatan perselisihan hasil Pemilu (PHPU) kepada Mahkamah Konstitusi (MK)."Kita cukup senang Pak Prabowo mau...

Kamis , 23 May 2019, 19:51 WIB
Mabes Jelaskan Temuan Peluru Tajam dalam Mobil yang Dirusak

Kamis , 23 May 2019, 19:50 WIB
Empat Pembuat Ricuh di Bawaslu Positif Pakai Narkoba

Kamis , 23 May 2019, 19:46 WIB
Imbas Aksi 22 Mei, Grab: Ada Penurunan Order Ojol

Kamis , 23 May 2019, 19:42 WIB
Momo Prihatin Terhadap Kondisi Terkini Indonesia

Kamis , 23 May 2019, 19:27 WIB
Dompet Dhuafa Tetap Kirim Tim Medis ke Lokasi Aksi Malam Ini

Kamis , 23 May 2019, 19:25 WIB
Volume Penumpang KRL Turun 300 Ribu Orang Selama Aksi Massa

Kamis , 23 May 2019, 19:14 WIB
Penyerangan atas Tim Dompet Dhuafa Langgar Konvensi Jenewa

Kamis , 23 May 2019, 19:07 WIB
Aksi 22 Mei, Kadin DKI Estimasi Kerugian Capai Rp 1 Triliun

Kamis , 23 May 2019, 18:57 WIB
Tim Medis Jadi Korban, Pakar Usulkan Bentuk Tim Investigasi

Kamis , 23 May 2019, 18:53 WIB
In Picture: Dompet Dhuafa Kecam Tindakan Represif Oknum Kepolisian

Kamis , 23 May 2019, 18:11 WIB
RSCM Masih Rawat Lima Korban Aksi Massa

Kamis , 23 May 2019, 18:05 WIB
Sejumlah Halte Transjakarta Rusak Akibat Aksi Massa

IHSG Kembali Tembus Level 6.000
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (23/5) sore ditutup menguat menembus level 6.000 karena kondusifnya ibukota Jakarta setelah dilanda aksi demo yang menolak hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). IHSG ditutup menguat 93,06 poin atau 1,57 persen ke posisi 6.032,7. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 22,22...

Kamis , 23 May 2019, 16:22 WIB
Meski Ada Demonstrasi, Dana Asing Masuk Indonesia Rp 1,7 T

Kamis , 23 May 2019, 16:16 WIB
Jumlah Pengunjung GI Diperkirakan Anjlok Akibat Aksi 22 Mei

Kamis , 23 May 2019, 15:45 WIB
Menkeu: Dampak Hasil Pilpres Sudah Diantisipasi Pelaku Usaha

Kamis , 23 May 2019, 15:29 WIB
Aprindo Sebut Kerugian Mal di Jakarta Capai Rp 1,5 Triliun

Kamis , 23 May 2019, 14:51 WIB
Polisi Amankan Wanita Berpakaian Serbahitam

Kamis , 23 May 2019, 14:43 WIB
Polisi Kantongi Identitas Pembakar Mapolsek Tambelangan

Kamis , 23 May 2019, 14:43 WIB
Darmin Nasution: Kisruh Politik Hanya Berikan Kerugian

Kamis , 23 May 2019, 14:38 WIB
Belasan Kendaran Ludes Akibat Pembakaran Polsek Tambelangan

Kamis , 23 May 2019, 14:31 WIB