
Rabu , 28 Aug 2019, 12:00 WIB
Pembentukan DOB Bandung Timur Dinilai Harus Penuhi 6 Aspek Ini

Rabu , 28 Aug 2019, 01:07 WIB
Krisis Kemenangan Persib Berlanjut, Ini Komentar Roberts Alberts

Ahad , 25 Aug 2019, 20:11 WIB
Paripurna APBD Perubahan KBB Buntu, Wabup Hengky Enggan Teken

Ahad , 25 Aug 2019, 20:06 WIB
DPRD Jabar Diingatkan tak Lupa Fungsi Representasi

Ahad , 25 Aug 2019, 08:30 WIB
Hello Odading, Jajanan Tradisional yang Disulap Menjadi Kuliner Kekinian

Ahad , 25 Aug 2019, 08:28 WIB
Kalah 0-1 Kontra PSCS Cilacap, Ini Kata Pelatih Bandung United

Ahad , 25 Aug 2019, 02:17 WIB
PMI KBB Keluhkan Hibah Pemda Hanya Rp15 Juta

Ahad , 25 Aug 2019, 01:19 WIB
Persib Bandung Siap Tampil Maksimal Lawan Badak Lampung

Ahad , 25 Aug 2019, 00:57 WIB
Pelantikan Wakil Rakyat KBB Akan Dilakukan di Hotel Bintang 5

Ahad , 25 Aug 2019, 00:31 WIB
Curug Pelangi, Objek Favorit Swafoto Milenial

Ahad , 25 Aug 2019, 00:21 WIB
HKTI Jabar Minta Anggaran Pertanian Diperbesar

Sabtu , 24 Aug 2019, 22:47 WIB
Marak Kasus Porno, Wagub Jabar Minta Ulama Turun Tangan

Kadin Korsel Keluhkan Tingginya Upah Buruh di Jabar
CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Asosiasi Perusahaan Garmen Korea Selatan di Indonesia Ahn Chang Sub mengeluhkan tingginya upah buruh garmen di Jawa Barat (Jabar). Dia yang juga merupakan perwakilan Kamar Dagang Korea Selatan mengatakan, upah buruh garmen di Jabar yang terus naik dalam beberapa waktu terakhir membuat pihaknya kesulitan untuk melangsungkan usaha. "Sekarang di Jabar ada 250 perusahaan garmen dengan 350 ribu karyawan....

Rabu , 03 Oct 2018, 06:15 WIB