
Rabu , 17 Jan 2024, 15:16 WIB
Pegawai Mahkamah Agung Himpun Dana Rp 2,2 Miliar untuk Bantu Palestina

Rabu , 10 Jan 2024, 17:24 WIB
Baznas Targetkan Himpun Rp 250 Miliar untuk Bantuan Kemanusiaan Palestina

Kamis , 07 Dec 2023, 04:08 WIB
Peraih Beasiswa Assalam Fil Alamin Harus Perkuat Lembaga Pendidikan di Indonesia

Rabu , 08 Nov 2023, 22:22 WIB
Baznas dan KBRI Kembangkan Zakat untuk Pekerja Migran di Malaysia

Selasa , 18 Jul 2023, 20:20 WIB
Baznas Gelar Mujahadah Muharram Sambut Tahun Baru 1445 Hijriyah

Senin , 02 May 2022, 10:03 WIB
Khatib Sholat Id di Masjid Istiqlal Serukan Pesan Kerukunan

Sabtu , 11 Dec 2021, 18:51 WIB
Baznas Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Korban Erupsi Semeru

Kamis , 09 Dec 2021, 09:52 WIB
Mahfud MD Minta Baznas Ikut Entaskan Kemiskinan di Perbatasan

Rabu , 15 Sep 2021, 12:55 WIB
Mahyeldi Minta Baznas Sumbar Tingkatkan Penerimaan Zakat

Kamis , 27 May 2021, 21:16 WIB
Baznas Gelar Puisi Cinta untuk Palestina

Kamis , 06 May 2021, 19:47 WIB
Gandeng Baznas, Bawaslu Antisipasi Politik Uang Berupa Zakat

Kamis , 15 Apr 2021, 14:51 WIB
Jokowi Didesak Sahkan Perpres Wajib Zakat untuk PNS

Komisi VIII: Negara Berhak Ambil Zakat
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Noor Achmad mengapresiasi langkah Kementerian Agama dan juga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang akan mengajukan peraturan presiden (perpres) tentang pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 2,5 persen untuk zakat. Karena, menurut dia, dengan pemotongan gaji ASN tersebut akan membantu negara dalam memberantas kemiskinan dan membantu kaum dhuafa. "Bagus sekali itu....