Jumat 27 Aug 2010 02:01 WIB

FPI tidak Pernah Anti Pluralitas

Rep: Rahmat Santosa Basarah/ Red: Budi Raharjo
Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya yang menghargai keragaman di Tanah Air. ''FPI tidak pernah menolak kebhinekaan, kemajemukan dan tidak pernah anti terhadap pluralitas,'' tegasnya, di Jakarta.

Tapi menurutnya, FPI menolak pluralisme sebagai pemahaman atau isme-nya. Ditambahkan Habib Rizieq, selama ini FPI adalah ormas Islam yang paling sering difitnah dan dituduh. ''Misalnya kasus di Bekasi, setelah diinvestigasi oleh aparat keamanan, terbukti FPI tidak terlibat,'' ungkapnya.

Menurutnya, FPI tidak pernah bermusuhan dan tidak pernah menanamkan kebencian pada umat beragama lain. ''Tapi kami bersikap tegas pada siapapun yang mengganggu umat Islam,'' tandasnya.

Habib Rizieq juga sepakat bahwa ibadah tidak boleh diganggu oleh umat beragama manapun. ''Ibadah yang sifatnya individu, perseorangan, silahkan dan tidak boleh siapapun mengganggu. Tapi manakala ibadah itu dilakukan dalam bentuk komunitas atau bersama-sama, tentunya perlu mentaati peraturan perundangan yang berlaku,'' jelasnya.

Para pemimpin lintas agama dan FPI bersama ICIS, berencana menuangkan kesepakatan-kesepakatan dalam sebuah dokumen tertulis dan nantinya diserahkan ke Presiden.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement