Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

14 Napi Terorisme dan Korupsi di Sulteng Dapat Remisi HUT Ke-77 RI

Senin 15 Aug 2022 09:11 WIB

Red: Agus raharjo

Sejumlah aktivis menolak remisi untuk koruptor dan bandar narkoba (ilustrasi).

Sejumlah aktivis menolak remisi untuk koruptor dan bandar narkoba (ilustrasi).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Pemberian remisi diharapkan mengurangi jumlah warga binaan meskipun tidak signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU--Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 14 orang narapidana kasus terorisme dan korupsi di wilayah tersebut mendapat remisi atau pengurangan masa penahanan pada HUT ke-77 Kemerdekaan RI. "(Ada) 14 orang narapidana ini tiga orang kasus tindak pidana terorisme dan 11 orang tindak pidana korupsi," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kanwil Sulteng Sunar Agus di Kota Palu, Senin (15/8/2022).

Ia menjelaskan 14 orang narapidana kasus terorisme dan korupsi itu, diberikan remisi pengurangan masa penahanan satu bulan sampai dengan enam bulan. "Tiga orang narapidana kasus terorisme merupakan warga binaan di Lapas Palu dan tidak ada remisi bebas untuk kasus terorisme maupun korupsi," sebut Sunar.

Baca Juga

Ia mengatakan total keseluruhan narapidana di Sulawesi Tengah yang mendapat remisi hari Kemerdekaan Republik Indonesia yakni sebanyak 2.518 orang. Secara simbolis remisi akan diberikan saat peringatan HUT RI pada Rabu (17/8/2022) kepada narapidana yang telah dipilih karena berkelakuan baik selama berada dalam penahanan.

"Remisi bebas sebanyak sembilan orang kasus pidana umum yang merupakan warga binaan di Lapas Luwuk, LPKA Palu dan Rutan Donggala," jelas Sunar.

Menurut Sunar saat ini jumlah keseluruhan narapidana dan tahanan di Sulawesi Tengah mencapai 3.654 orang, sedangkan kapasitas hunian untuk seluruh Lapas dan Rutan di daerah tersebut hanya mampu menampung 1.711 orang. "Kelebihan kapasitas hunian sebesar 113 persen, harapan kami adanya pemberian remisi ini akan mengurangi jumlah warga binaan meskipun tidak signifikan," tuturnya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile